Pengaruh Kepercayaan, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Dan Kualitas Pelayanan Elektronik Terhadap Niat Beli Ulang
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang dompet digital yang mulai diminati saat ada pandemi covid - 19, tetapi banyak keluhan yang datang dari pelanggan dompet digital. Pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh kepercayaan(X1), persepsi kemudahan penggunaan(X2), dan kualitas pelayanan elektronik(X3) terhadap niat beli ulang(Y). Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode survey dengan alat pengumpuan datanya adalah menggunakan kuesioner. Populasi yang diambil didalam penelititan ini adalah mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta. Data yang digunakan didalam penelititan ini adalah data primer yang didapat dari jawaban 110 responden dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan didalam penelititan ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelititan ini didapatkan bahwa secara bersama – sama kepercayaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan kualitas pelayanan elektronik mempunyai pengaruh terhadap niat beli ulang, kepercayaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang, persepsi kemudahan penggunaan tidak berpengaruh terhadap niat beli ulang, kualitas pelayanan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






