Hubungan Pengetahuan Gizi Terhadap Kejadian Anemia pada Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Royal Prima
Downloads
Anemia merupakan komplikasi penyakit ginjal kronik yang dapat mengganggu kondisi kesehatan pasien hemodialisis. Pengetahuan gizi penting untuk mendukung pemilihan makanan dan pengelolaan kebutuhan nutrisi, tetapi hubungannya dengan anemia perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik potong lintang pada April–Juli 2026. Sebanyak 85 responden dipilih secara purposif dari populasi 108 pasien. Pengetahuan gizi diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan kadar hemoglobin diperoleh melalui rekam medis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan Cramer’s V. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki (60,0%), dengan rerata lama hemodialisis 18,46 bulan. Rerata kadar hemoglobin mencapai 11,49 ± 1,623 g/dL, dan 43 responden (50,6%) mengalami anemia. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara pengetahuan gizi dan kejadian anemia (?² = 63,849; p < 0,001), dengan kekuatan hubungan sangat kuat (Cramer’s V = 0,867). Temuan ini mendukung relevansi pengetahuan gizi dalam pengelolaan pasien, meskipun anemia bersifat multifaktorial dan hubungan tersebut tidak membuktikan sebab-akibat. Kesimpulannya, pengetahuan gizi berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia pada sampel penelitian. Edukasi gizi individual dapat dipertimbangkan sebagai bagian pelayanan hemodialisis, disertai evaluasi klinis dan penelitian lanjutan yang mengendalikan faktor perancu untuk memperjelas hubungan kedua variabel yang diteliti.
Agatha, C. Della, Mukti, A. I., & Girsang, E. (2025). Prevalensi Penyakit Gagal Ginjal Kronik di Kalangan Usia Produktif Akibat Gaya Hidup di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Journal of Syntax Literate, 10(8), 6377.
Ardiansyah, Y., Soesanto, E., & Hartinah, D. (2025). Hubungan frekuensi makan, usia, dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.
Arifin, Z., Ilham, & Fatmawati, B. R. (2023). Anemia pada pasien dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Badri, S., Vahdat, S., Seirafian, S., Pourfarzam, M., Gholipur-Shahraki, T., & Ataei, S. (2021). Homocysteine-lowering interventions in chronic kidney disease. Journal of Research in Pharmacy Practice, 10(3), 114–124.
Baradero, M., Dayrit, M. W., & Siswadi, Y. (2009). Klien gangguan ginjal. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Bitin, T. T. (2023). Hubungan anemia dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RS Stella Maris Makassar.
Damayantie, N., Rusmimpong, Mashudi, & Ditiaharman, R. (2022). Analisis faktor kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Daugirdas, J. T., Blake, P. G., & Ing, T. S. (2015). Handbook of dialysis (5th ed.). Wolters Kluwer Health.
Hasdianah, H. R., & Suprapto, S. I. (n.d.). Patologi & patofisiologi penyakit.
Hastreiter, A. A., dos Santos, G. G., Makiyama, E. N., Santos, E. W. C., Borelli, P., & Fock, R. A. (2021). Effects of protein malnutrition on hematopoietic regulatory activity of bone marrow mesenchymal stem cells. The Journal of Nutritional Biochemistry, 93, 108626.
Kanda, E., Lopes, M. B., Tsuruya, K., Hirakata, H., & Iseki, K. (2021). The combination of malnutrition-inflammation and functional status limitations is associated with mortality in hemodialysis patients. Scientific Reports, 11.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1634/2023 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Penyakit Ginjal Kronik. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) Anemia Work Group. (2026). KDIGO 2026 clinical practice guideline for the management of anemia in chronic kidney disease. Kidney International, 109(1S), S1–S99. https://doi.org/10.1016/j.kint.2025.06.006
Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) CKD Work Group. (2024). KDIGO 2024 clinical practice guideline for the evaluation and management of chronic kidney disease. Kidney International, 105(4S), S117–S314. https://doi.org/10.1016/j.kint.2023.10.018
Merrell, B. J., & McMurry, J. P. (2022). Folic acid. Dalam StatPearls. StatPearls Publishing.
Moore, M. C. (n.d.). Buku pedoman terapi diet dan nutrisi (Edisi ke-2).
Mubin, A. H., & Mubin, R. H. (n.d.). Panduan praktis ilmu penyakit dalam: Diagnosis dan terapi (Edisi ke-3). Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Murdeshwar, H. N., & Anjum, F. (2023). Hemodialysis. StatPearls Publishing.
My Kidney Journey. (n.d.). Penyakit ginjal kronis (CKD) tahap 3.
National Kidney Foundation. (n.d.). Search results: Kidney topics & resources on chronic kidney disease.
Pasricha, S.-R., Tye-Din, J., Muckenthaler, M. U., & Swinkels, D. W. (2021). Iron deficiency. The Lancet, 397(10270), 233–248. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)32594-0
Ridwan, D. F. S., & Suryaalamsah, I. I. (2023). Hubungan status gizi dan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Triyasa Ujung Berung Bandung.
Salsabila, H., Setyowati, L., Fikri, Z., & Sunardi, S. (2025). The effect of nutritional status on the incidence of anemia in hemodialysis patients.
Wagiyanto. (2022). Hubungan lama menjalani hemodialisis dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisis RSUI Kustati Surakarta.
World Health Organization. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. World Health Organization.
Yamada, S., Arase, H., Yoshida, H., Kitamura, H., & Tokumoto, M. (2022). Malnutrition-inflammation complex syndrome and bone fractures and cardiovascular disease events in patients undergoing hemodialysis: The Q-Cohort Study. Kidney Medicine, 4(3).
Yusuf, A. (2025). Hubungan frekuensi makan, usia, dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.
Copyright (c) 2026 Yohana Maya Faith Sinaga, Putri Handayani, Linda Chiuman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







