Rekonstruksi Kewajiban Kemitraan Penanam Modal Asing UMKM dalam Rantai Pasok Proyek Independent Power Producer Energi Terbarukan yang Terikat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan PLN

foreign investment MSMEs renewable energy power plant developer PLN PJBTL

Authors

October 16, 2026

Downloads

Pengembangan energi terbarukan di Indonesia membutuhkan investasi asing sekaligus membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok proyek. Namun, pemenuhan persyaratan kandungan dalam negeri belum tentu menjamin keterlibatan UMKM. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan pengaturan penanaman modal, kemitraan UMKM, penggunaan produk dalam negeri, dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL), mengidentifikasi kelemahan pengaturan, serta merumuskan model kewajiban kemitraan yang proporsional bagi proyek pembangkit listrik independen energi terbarukan. Penelitian menggunakan metode hukum doktrinal atau normatif dengan pendekatan perundang-undangan terhadap enam bahan hukum primer. Analisis kualitatif dilakukan melalui pengelompokan fungsi norma, penelaahan hubungan antarnorma, dan identifikasi kesenjangan integrasi pengaturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka pengaturan belum terintegrasi, penilaian kemitraan berpotensi menitikberatkan dokumen administratif, dan pembagian kewenangan kelembagaan memerlukan kejelasan. Pembahasan mengusulkan Rencana Pengembangan Pemasok Lokal yang mencakup klasifikasi risiko pengadaan, peningkatan kapasitas pemasok, indikator kinerja terukur, persyaratan kontrak yang adil, ketepatan pembayaran, serta mekanisme pelaporan. Integrasi diusulkan melalui komitmen investasi dan klausul pendukung PJBTL, disertai pengecualian teknis dan langkah perbaikan untuk menjaga keselamatan, mutu, serta kelayakan pembiayaan proyek. Penelitian menyimpulkan bahwa kewajiban kemitraan berbasis kinerja menyediakan kerangka normatif untuk memperkuat keterlibatan substantif UMKM dengan tetap menjaga kepastian investasi. Penelitian empiris diperlukan untuk menguji kelayakan pelaksanaannya pada beragam proyek.