Konsep Terkabulnya Doa Dalam Tafsir Sufi (Kajian Tematik-Interkonektif Tafsir Ibnu ‘Arabi)
Downloads
Doa merupakan bentuk komunikasi spiritual antara manusia dan Allah yang memiliki kedudukan penting dalam ibadah Islam. Penelitian ini bertujuan menguraikan konsep terkabulnya doa dalam tafsir sufistik Ibnu ‘Arabi serta membahas hubungan konseptualnya dengan teori resonansi bunyi melalui pendekatan tematik-interkonektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif berupa kajian kepustakaan dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan doa, tafsir Ibnu ‘Arabi, literatur tasawuf, dan sumber penunjang mengenai resonansi. Data dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip spiritual yang berkaitan dengan permohonan seorang hamba. Kajian menunjukkan beberapa unsur penting, yakni penataan niat, berdoa hanya kepada Allah, kesiapan diri melalui tobat dan ketaatan, pengosongan diri dari sifat tercela atau takhalli, penghiasan diri dengan sifat terpuji atau tahalli, penghayatan tajalli, penggunaan nama-nama Allah yang baik, penerapan etika dalam berdoa, serta penyertaan ikhtiar. Dalam pembahasan interkonektif, resonansi bunyi digunakan sebagai analogi untuk menjelaskan keselarasan, bukan sebagai pembuktian eksperimental bahwa doa bekerja melalui mekanisme getaran fisik. Dengan demikian, konsep terkabulnya doa dipahami sebagai proses spiritual yang berkaitan dengan kualitas penghambaan dan usaha manusia. Kajian ini berkontribusi pada dialog antara tafsir sufistik dan sains dengan tetap membedakan penjelasan teologis dari fenomena fisika yang dapat diukur.
Abdullah, A., et al. (2014). Implementasi pendekatan integratif-interkonektif dalam kajian pendidikan Islam. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Abdussalam, A. (2014). Kajian sosiologis terhadap konsep-konsep sosiologi dalam Alquran al-Karim. Ta’lim, 12, 25–40.
Adhim, F. (2010). Kosmologi sufi Ibnu ‘Arabi [Tugas akhir, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. http://digilib.uin-suka.ac.id/5147/
Agustang, K., & Sugirma. (2017). Tasawuf anak muda: Yang muda yang berhati mulia (1st ed.). Deepublish.
Al-Asy’ari, A. (2016). Al-Qur’an dan terjemahannya. Yayasan Al-Asy’ariyah.
Al-Balakhi, M. bin S. (n.d.). Al-wujuh wa an-nadha’ir.
Al-Bargawi, & Ibnu ’Arabi, M. (2005). Merasakan manisnya iman. Serambi Ilmu Semesta.
Al-Barsani, N. I. (2001). Tasawuf, tarekat & para sufi. PT RajaGrafindo Persada.
Al-Fayumi, I. M. (2007). Ibnu ‘Arabi: Menyingkap kode dan menguak simbol di balik paham wihdah al-wujud. Erlangga.
Al-Hammam, M. S. (2009). Al-mu’jam al-mufahras li alfadz al-Qur’an al-Karim. Dar Al-Ma’rifah.
Al-Qahthani, S. bin A. bin W. (2006). Agar doa dikabulkan. Darul Haq.
Amin, M. A. (2006). Islamic studies di perguruan tinggi: Pendekatan integratif-interkonektif. Pustaka Pelajar.
Arif, M. (2015). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Al-Qur’an (Studi QS Luqman: 12–19). Irfani, 11, 14–27. http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir/article/view/347
Arikunto, S. (1998). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Bagir, H. (2005). Buku saku tasawuf. Mizan Pustaka.
Basri, M. M. (2014). 24 jam dzikir dan doa Rasulullah Saw. (Nurul M. F., Ed.). Biladi.
Chittick, W. C. (2002). The Sufi path of knowledge: Pengetahuan spiritual Ibnu ‘Arabi. Qalam.
Haeriah. (2016). Ijabah al-du‘a (Kajian tahlili terhadap QS. Gafir/40: 60) [Skripsi, Jurusan Studi Tafsir dan Hadis]. Makassar.
Hasanah, U. (2015). Konsep wahdatul wujud Ibn ’Arabi dan manunggaling kawulo lan gusti Ranggawarsita (Studi komparatif). Semarang.
Ibnu Al-’Arabi, M. (2017). Al-futuhat al-Makkiyah (Harun N., Trans.). CV. Ciandra Kreatif.
Ibnu ’Arabi, M. (n.d.). Tafsir Al-Qur’an al-Karim.
Ibnu ’Arabi, M. (2006). Tafsir Al-Qur’an al-Karim (2nd ed.). Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah.
Ibnu Mandzur. (n.d.). Lisan al-’Arab. Dar al-Ma’arif.
Idris, M. (2013). Ayat-ayat doa dalam Al-Qur’an: Analisis konteks. Karya Media.
Isa, A. (2000). Tokoh-tokoh sufi: Tauladan kehidupan yang saleh. RajaGrafindo Persada.
Ismail, N. S. (2018). Jalan-jalan tasawuf. Gerbang Visual.
Kartanegara, M. (2006). Gerbang kearifan: Sebuah pengantar filsafat Islam. Lentera Hati.
Muchrorudin. (2015). Doa Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an (Studi komparatif antara Tafsir Ibnu Katsir dengan Tafsir Al-Sa‘di) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif (8th ed.). Rake Sarasin.
Muhajir, A. (2010). Hadits-hadits tentang mustajabnya do’a orang tua, musafir, dan orang yang terdzolimi (Studi ma’anil hadits) [Skripsi, Jurusan Tafsir dan Hadits].
Munawwir, A. W. (1984). Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia terlengkap. Pustaka Progresif.
Mursalim, M. (2011). Doa dalam perspektif Al-Qur’an. Al-Ulum, 11(1), 63–78. https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au/article/view/65
Nasution, S. (2002). Metode penelitian. Rineka Cipta.
Rakhmat, J. (2007). The road to Allah. Mizan.
Samsurrohman. (2014). Pengantar ilmu tafsir. Amzah.
Shidiq, G. (2009). Teori maqashid al-syari’ah dalam hukum Islam. Majalah Ilmiah Sultan Agung, 44(118), 117–129. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/majalahilmiahsultanagung/article/view/15
Soleh, A. K. (2004). Wacana baru filsafat Islam. Pustaka Pelajar.
Solichin. (2009). Pemikiran tasawuf falsafi Ibnu ‘Arabi [Skripsi, IAIN Sunan Ampel Surabaya].
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhartini. (2009). Kajian kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA (pp. 206–218). Universitas Negeri Yogyakarta.
Sukmadinata, N. S. (2013). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Sunardi. (2013). Falsafah ibadah. Pustaka Al-Kasyaf.
Surya, Y. (2009). Getaran dan gelombang: Persiapan olimpiade fisika. PT Kandel.
Susanto, H. (2014). Filsafat manusia Ibnu Arabi. Tsaqafah, 10(1). https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v10i1.66
Wijaya, A. (2016). Genetika manusia dalam Al-Qur’an perspektif tafsir tematik interkonektif [Disertasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta].
Zaini, M. F. (2000). Sepintas sastra sufi: Tokoh dan pemikirannya. Risalah Gusti.
Zuherni, A. B. (2016). Tafsir isyari dalam corak penafsiran Ibnu ‘Arabi. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 13(2), 131–143. https://doi.org/10.22373/jim.v13i2.2247
Copyright (c) 2026 Nisrokhah Nisrokhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







