Hubungan Durasi dan Jenis Konten Screen Time dengan Konsentrasi Belajar pada Remaja Sekolah Menengah Pertama di Sekolah Kalam Kudus 1 Medan

Screen time Learning concentration Adolescents Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) Global School-based Student Health Survey (GSHS)

Authors

  • Harshan Charukesh Thirunyanam
    harshan.thirunyanam@gmail.com
    PUI Phyto Degenerative dan Lifestyle Medicine, Universitas Prima Indonesia, Indonesia
  • Qori Fadillah PUI Phyto Degenerative dan Lifestyle Medicine, Universitas Prima Indonesia, Indonesia
  • Cut Elvira Novita PUI Phyto Degenerative dan Lifestyle Medicine, Universitas Prima Indonesia, Indonesia
October 28, 2026

Downloads

Penggunaan gadget mengalami peningkatan setiap tahun, baik secara global maupun di Indonesia. Pada era digital, gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, penggunaannya dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif terhadap konsentrasi belajar remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi dan jenis konten screen time dengan kemampuan konsentrasi pada remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Kalam Kudus 1 Medan kelas VII dan VIII, Kota Medan. Populasi penelitian terdiri dari 121 siswa dengan teknik total sampling. Sebanyak 118 siswa mengikuti penelitian dan dianalisis. Instrumen yang digunakan adalah Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur konsentrasi, serta Global School Based Student Health Survey (GSHS) untuk mengukur durasi dan jenis konten screen time. Analisis bivariat dilakukan menggunakan Pearson Chi-square dan Fisher’s Exact Test, sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara durasi screen time dengan konsentrasi belajar (p=0,621; Cramer’s V= 0,090). Jenis konten screen time tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan konsentrasi belajar berdasarkan Fisher’s Exact Test (p=0,901; Cramer’s V= 0,052). Analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa durasi dan jenis konten screen time secara simultan tidak berhubungan secara bermakna dengan kosentrasi belajar (p=0,861). Disimpulkan bahwa durasi dan jenis konten screen time, baik secara terpisah maupun secara simultan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan konsentrasi belajar pada siswa kelas VII dan VIII SMP Kalam Kudus 1 Medan.