Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fi Al-Islam Karya ‘Abdullah Nashih ‘Ulwan (1928-1987 M) dan Implementasinya Terhadap Perkembangan Psikologi Remaja
Downloads
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kitab Tarbiyatul Aulad fi al-Islam karya Abdullah Nashih Ulwan, serta menganalisis implementasinya terhadap perkembangan psikologi remaja. Tujuan ini dilandasi oleh kenyataan bahwa remaja saat ini menghadapi berbagai persoalan karakter, seperti krisis identitas, lemahnya kontrol diri, serta penyimpangan moral akibat pengaruh lingkungan dan media sosial. Penelitian ini merupakan jenis library research, dengan sumber primer berupa kitab Tarbiyatul Aulad fi al-Islam, dan didukung oleh sumber sekunder seperti literatur psikologi perkembangan remaja dan pendidikan karakter Islam. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi content analysis, yakni dengan menelaah isi teks kitab, mengidentifikasi nilai-nilai karakter, lalu mengaitkannya dengan aspek-aspek psikologis remaja seperti emosi, moral, dan identitas diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab ini memuat nilai-nilai karakter penting seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, serta adab terhadap orang tua dan masyarakat. Nilai-nilai ini jika diterapkan secara kontekstual, sangat efektif dalam membentuk kepribadian remaja yang berakhlak mulia, stabil secara emosional, serta memiliki orientasi hidup yang jelas. Kitab ini memberikan kontribusi penting sebagai rujukan pendidikan karakter Islami yang relevan di tengah tantangan psikologis remaja modern.
Aisyulastri, S. (2022). Metode pendidikan karakter berbasis religius pada anak dalam keluarga (Analisis pemikiran Dr. Abdullah Nashih ’Ulwan).
Ajhuri, K. F. (2019). Psikologi perkembangan: Pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Penebar Media Pustaka.
Alapján-, V. (2016). Nilai Bab 2.
Amalia, Z., Fauziah, M., Ernyasih, & Andriyani. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada remaja tahun 2022. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 7(2).
Ardiyanti, S., & Khairiah, D. (2021). Hakikat pendidikan karakter dalam meningkatkan kualitas diri pada anak usia dini. BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 1(2).
Aristi, A. F., Rizqi, C. R., Puspita, I. A., Arianto, H., Olivia, F., & Lelono, G. (2024). Nilai dan norma sebagai dasar membangun karakter. Jurnal Abdimas, 10(1).
Arroisi, J., & Mukharrom, R. A. (2021). Makna hidup perspektif Victor Frankl. Universitas Darussalam Gontor Ponorogo, 20(1).
Assa, R. (2022). Faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Ilmiah Society, 2(1).
B, A. R., Kosasih, A., & Nurdin, E. S. (2023). Proceedings of the International Conference on Language, Education, and Social Science (ICLESS 2022).
Besar, H. S. N. binti P. H. (2018). Situated learning theory: The key to effective classroom teaching? International Journal for Educational, Social, Political & Cultural Studies, 1(1).
Cahyono, A. D. (2021). (Library research) Peranan pengembangan manajemen kinerja tenaga administrasi kesehatan terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas. Jurnal Ilmiah Pamenang, 3(2).
Cahyono, M. (2021). Carla’s identity confusion in Drop by Katie.
Dewi, H. N., & Aggasi, A. (2024). Interpretation analysis of educational values in the anime Ansatsu Kyoushitsu (Assasination Classroom). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 8(3).
Effrata. (2021). Landasan hukum pendidikan di Indonesia. Meretas: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2).
Fhadila, K. (2017). Menyikapi perubahan perilaku remaja. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 2(2).
Fitria, N. (2017). Konsep pendidikan karakter menurut Thomas Lickona dan Yusuf Qardhawi (Studi komparatif tentang metode, strategi dan konten).
Fitrianis, E., Adha, S. N., & Gusmaneli, G. (2024). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era revolusi digital. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik Dan Sosial Indonesia, 2(1).
Hamdani, A. D., Nurhafsah, N., & Silvia, S. (2022). Inovasi pendidikan karakter dalam mencip[...]. 3(3).
Hardian, A., Sitepu, E., Mulyapradana, A., Sitopu, J. W., & Wardono, B. H. (2025). No Title. Indonesian Research Journal on Education, 5.
Hermino, A. (2015). Pendidikan karakter dalam perspektif psikologis siswa sekolah menengah pertama di era globalisasi dan multikultural. Jurnal PERADABAN, 8(1).
Hidayat, G. K., & Subekti, M. Y. A. (2022). Penerapan kitab Tarbiyah Al-Aulãd F? Al-Islãm karya Abdullah Nashih Ulwan dalam mendidik anak di era digital. Journal Islamic Studies, 3(2).
Hikmasari, D. N., Susanto, H., & Syam, A. R. (2021). Konsep pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona dan Ki Hajar Dewantara. AL-ASASIYYA: Journal of Basic Education, 6(1).
Imamah, Y. H., Ibrahim, D., & Hawi, A. (2023). Moral education for youth in the modern era perspective of Abdullah Nashih Ulwan. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(3).
Irama, D., Sutarto, & Risal, S. (2024). Implementasi teori belajar sosial menurut Albert Bandura dalam pembelajaran PAI. Jurnal Literasiologi, 12(4).
Suradi, M. A. bin. (2016). Selagi nadi. In Taman Ulama. http://tamanulama.blogspot.com
Copyright (c) 2026 Wafiq Azizah, Sumianti Sumianti, Muhammad Juni Beddu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







