Perlindungan Hukum terhadap Lingkungan Hidup dalam Pemanfaatan Panas Bumi di Kawasan Songgoriti Kota Batu Jawa Timur
Downloads
Panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Kawasan Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur merupakan salah satu wilayah yang memiliki manifestasi panas bumi berupa mata air panas dan telah menjadi objek penelitian mengenai potensi geothermal. Di sisi lain, pemanfaatan sumber daya panas bumi berpotensi menimbulkan perubahan terhadap kondisi lingkungan apabila tidak dilaksanakan berdasarkan prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum perdata terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan panas bumi di kawasan Songgoriti serta menganalisis bentuk pertanggungjawaban perdata apabila kegiatan pemanfaatan panas bumi menimbulkan kerugian terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan panas bumi, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta ketentuan mengenai penyelesaian sengketa lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap lingkungan dalam kegiatan panas bumi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki dimensi keperdataan melalui mekanisme pertanggungjawaban atas kerugian lingkungan dan kerugian masyarakat. Pengelola kegiatan panas bumi memiliki kewajiban untuk mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan serta melakukan pemulihan apabila kegiatan yang dilakukan menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, pengembangan panas bumi di Songgoriti perlu dilaksanakan dengan mengintegrasikan kepentingan energi, perlindungan ekosistem, dan hak masyarakat sekitar.
Agustin, N., & Wibawa, A. (2022). Analisis data gravitasi untuk identifikasi struktur bawah permukaan daerah potensi panas bumi Cipari. Jambura Geoscience Review, 4(1), 22–32. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v4i1.12114
Daud, Y., Nuqramadha, W. A., Fitriastuti, A., Darmawan, D., Fahmi, F., Tifani, M. A., Tarmidi, S., Iskandar, C., & Ibrahim, R. F. (2023). Investigation of deep-seated heat source through 3-D magnetotelluric inversion in Arjuno-Welirang volcanic complex (East Java). Geothermics, 113, 102768. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2023.102768
Hanatha, F. D., & Hamid, H. (2024). Integrasi metode gravity dan metode geomagnetik menggunakan dekonvolusi Euler untuk delineasi struktur pada sistem panas bumi di Kawasan Candi Umbul-Telomoyo, Magelang, Jawa Tengah. Jurnal Geosains dan Teknologi, 7(1), 19–28. https://doi.org/10.14710/jgt.7.1.2024.19-28
Ibrahim, M. M., Utami, P., & Raharjo, I. B. (2022). Analisis struktur geologi berdasarkan data gravitasi menggunakan metode second vertical derivative (SVD) pada lapangan panas bumi “X.” Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 3(2), 59. https://doi.org/10.23960/jgrs.2022.v3i2.76
Lestari, N. A. G., Maryanto, S., & Santoso, D. R. (2023). Derivative analysis for estimating subsurface structures in the Kawi-Songgoriti geothermal area. AIP Conference Proceedings, 2540, 60006. https://doi.org/10.1063/5.0106820
Maryadi, M., Sari, E. K., Zarkasyi, A., & Mizunaga, H. (2024). Three-dimensional magnetotelluric and gravimetric imaging of Mount Lawu geothermal prospect area, Indonesia. Geothermics, 118, 102917. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2024.102917
Massinai, M. A., Grandis, H., Arisbaya, I., Wajedy, M. F., Fahruddin, F., & Massinai, M. F. I. (2026). Unveiling geothermal potential in Pinrang regency, Indonesia: Integrated geochemical and geoelectrical characterization. Geothermics, 136, 103565. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2025.103565
Novianti, E., Prastowo, T., & Realita, A. (2024). Analisis dan interpretasi anomali gravitasi untuk identifikasi potensi sumber panas bumi di Gunung Arjuno-Welirang. Inovasi Fisika Indonesia, 13(2), 13–24. https://doi.org/10.26740/ifi.v13n2.p13-24
Nurohman, H., Nugraha, E. D., Sudrajat, Y., Iskandarsyah, T. Y. W. M., & Hendarmawan, H. (2026). Integrated geochemical, radon, and magnetotelluric approaches to assessing the Tampomas geothermal system, Indonesia: Implications for direct-use potential. Geothermics, 135, 103538. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2025.103538
Pambudi, N. A., & Ulfa, D. K. (2024). The geothermal energy landscape in Indonesia: A comprehensive 2023 update on power generation, policies, risks, phase and the role of education. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 189, 114008. https://doi.org/10.1016/j.rser.2023.114008
Pratama, H. B., Koike, K., Pratama, A. B., & Ashat, A. (2024). Model of a post-caldera volcano-hosted and vapor-dominated system through a numerical simulation study of the Bedugul geothermal field, Bali Island, Indonesia. Geothermics, 116, 102848. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2023.102848
Pratiwi, R. N. J., Martha, A. A., Hartono, H., Wijayanti, R., Muckharom, A. A., Kinanti, A. S. A., & Ngaeni, N. P. N. (2026). Identification of subsurface geological structures of the Arjuno-Welirang geothermal potential area using the gravity method. Malaysian Journal of Fundamental and Applied Sciences, 22(1), 90–101. https://doi.org/10.11113/mjfas.v22n1.4573
Setiawan, A. D., Dewi, M. P., Jafino, B. A., & Hidayatno, A. (2022). Evaluating feed-in tariff policies on enhancing geothermal development in Indonesia. Energy Policy, 168, 113164. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2022.113164
Zulaikah, S., Damayanti, C. S., Hafiz, Hapsoro, C. A., Laksono, Y. A., Iswanto, B. H., Herrin, J. S., & Hasan, M. F. R. (2023). Magnetic signature and element content of upflow and outflow hotspring in Arjuno-Welirang geothermal system. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 13(3), 1202–1209. https://doi.org/10.18517/ijaseit.13.3.18009
Copyright (c) 2026 Dufan Octa Ardiansyah, Sofyan Arief, Achmad Daffa Meilana Rifqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







