Analisis Mise-En-Scene dalam Opening Game Monster Hunter: World untuk Membangun Dunia Fantasi

mise-en-scène cutscene cinematography immersion monster hunter

Authors

  • Faldy Royan
    faldy.rh@gmail.com
    LSPR Institute of Communication and Business, Indonesia
  • Jefri Audi Wempi LSPR Institute of Communication and Business, Indonesia
September 22, 2026

Downloads

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan produksi media interaktif, terutama dalam ranah video game yang kini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan tetapi juga sebagai wadah narasi visual dan pembentuk dunia yang imersif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan mise-en-scène pada opening cutscene Monster Hunter: World dalam membangun dunia fantasi yang imersif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif, penelitian menerapkan analisis teks visual, observasi frame-by-frame, studi sinematografi, serta wawancara dengan pemain, pengembang, dan perancang gim untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang proses kreatif dan tanggapan audiens. Teknik analisis difokuskan pada unsur-unsur mise-en-scène: setting, pencahayaan, kostum, properti, komposisi visual, dan blocking karakter, serta bagaimana elemen-elemen tersebut berinteraksi dengan teknik sinematik. Hasil menunjukkan bahwa integrasi elemen mise-en-scène dengan teknik sinematikseperti rule of thirds, depth of field, dan color grading mampu membangun pengalaman emosional yang kuat dan konsisten. Kombinasi visual dan sinematik ini tidak hanya meningkatkan daya estetika cutscene, tetapi juga mempertegas perannya sebagai medium naratif yang menyampaikan konteks, konflik, dan identitas dunia permainan. Dengan demikian, opening cutscene berkontribusi signifikan terhadap world-building, meningkatkan keterlibatan pemain, serta membentuk harapan dan tingkat imersi sejak awal permainan.