Pengaruh Kompetensi dan Pemahaman Sistem Akuntansi Instansi Terhadap Kinerja Perwira Keuangan TNI AU

Kompetensi Pemahaman SAI SAKTI Kinerja Perwira Keuangan PLS-SEM TNI AU

Authors

  • Wisnu Wicaksono
    ww525124@gmail.com
    Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Indonesia
  • Safri Safri Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Indonesia
September 14, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh Kompetensi dan Pemahaman Sistem Akuntansi Instansi (SAI) terhadap Kinerja Perwira Keuangan di lingkungan Dinas Keuangan TNI Angkatan Udara. Penelitian kuantitatif ini menggunakan populasi sebanyak 130 perwira keuangan, dengan sampel sebanyak 101 responden aktif yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.6. Evaluasi model pengukuran (outer model) mengonfirmasi bahwa seluruh indikator penelitian memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas konstruk yang sangat baik. Hasil pengujian model struktural (inner model) membuktikan dua temuan utama. Pertama, Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perwira Keuangan dengan koefisien jalur sebesar 0,490, T-statistik sebesar 4,793, dan P-value sebesar 0,000002. Pengaruh ini tergolong kuat dengan nilai effect size (f²) sebesar 0,542. Kedua, Pemahaman SAI terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perwira Keuangan dengan koefisien jalur sebesar 0,455, T-statistik sebesar 4,152, dan P-value sebesar 0,000034, serta memiliki effect size (f²) sebesar 0,468 yang berkategori besar. Model struktural menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,709, yang mengindikasikan bahwa 70,9 persen variasi Kinerja Perwira Keuangan TNI AU dapat dijelaskan oleh variabel Kompetensi dan Pemahaman SAI. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan pentingnya akselerasi program sertifikasi perbendaharaan formal serta pelatihan operasional modul SAKTI secara berkala guna menekan risiko human error dan memastikan akuntabilitas pelaporan keuangan pertahanan negara secara paripurna.