Analisis Efektivitas Penyelesaian Tindak Lanjut Audit sebagai Dasar Strategi Penguatan Monitoring Tindak Lanjut Audit SPI Holding (Studi Kasus pada PTPN I)

Audit Internal Audit Monitoring System Tindak Lanjut Audit Tata Kelola Perusahaan

Authors

September 3, 2026

Downloads

Tindak lanjut audit internal berperan penting dalam memperkuat pengendalian internal, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan pada holding BUMN. Hasil monitoring Semester II Tahun 2025 menunjukkan bahwa 86,56% rekomendasi audit internal PTPN Holding telah diselesaikan sesuai, 11,06% telah ditindaklanjuti namun belum sepenuhnya sesuai dengan rekomendasi audit, dan 2,38% belum ditindaklanjuti. Sebagian besar rekomendasi yang belum terselesaikan berasal dari PTPN I. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyelesaian tindak lanjut audit internal, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan mekanisme peningkatan efektivitas tindak lanjut audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada PTPN I. Data diperoleh melalui telaah dokumen, laporan monitoring tindak lanjut audit periode 2021–2024, serta wawancara dengan 8 (delapan) informan kunci yang terdiri atas auditor internal, manajemen, dan unit operasional. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatannya dalam proses tindak lanjut audit. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diinterpretasikan melalui perspektif Balanced Scorecard. Efektivitas tindak lanjut audit dipengaruhi oleh komitmen manajemen, koordinasi antar entitas, ketersediaan eviden pendukung, kejelasan batas waktu penyelesaian, serta kesiapan organisasi pasca integrasi holding. Kendala utama yang ditemukan meliputi belum terintegrasinya sistem monitoring, lemahnya pengukuran kinerja, dan terbatasnya mekanisme akuntabilitas. Untuk meningkatkan kualitas penyelesaian tindak lanjut audit, penelitian ini mengusulkan penerapan Audit Monitoring System (AMS), integrasi tindak lanjut audit ke dalam Key Performance Indicator (KPI), serta pelaksanaan tinjauan manajemen secara berkala. Penelitian ini menawarkan kerangka tata kelola tindak lanjut audit yang terintegrasi bagi perusahaan holding BUMN untuk memperkuat pengendalian internal, akuntabilitas, dan kinerja tata kelola perusahaan.