Kesepian dan Quarter Life Crisis pada Fresh Graduate: Studi Korelasional pada Dewasa Awal

Kesepian Quarter Life Crisis Dewasa Awal

Authors

August 26, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan  hubungan antara kesepian dengan quarter life crisis pada dewasa awal. Kesepian adalah perasaan individu yang muncul ketika individu tidak puas dengan kualitas maupun kuantitas dalam hal berelasi. Quarter life crisis adalah fenomena psikologis yang dialami individu berusia 20-30 tahun sebagai periode ketidakpastian dan kecemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional dengan melibatkan 174 partisipan berumur 18-30 tahun. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Quarter Life Crisis Scale (QLCS) dan Revised UCLA (R-UCLA). Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisa data menunjukkan terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kesepian dengan quarter life crisis (r= 0,779 , p< 0,01), menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian yang dialami individu, maka akan semakin tinggi pula tingkat quarter life crisis yang terjadi. Tingkat kesepian rata-rata yang dialami partisipan adalah 60,33 berada pada kategori sedang, tingkat  quarter life crisis rata-rata adalah 68,51 berada pada kategori sedang.   Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kesepian dengan quarter life crisis pada dewasa awal yang belum bekerja, di mana kesepian memberikan sumbangan efektif sebesar 54,6% terhadap quarter life crisis, sehingga individu dengan kesepian tinggi cenderung mengalami quarter life crisis yang lebih tinggi pula. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis yang menargetkan pengurangan kesepian untuk mencegah dan mengatasi quarter life crisis pada dewasa awal.