Peran Penyediaan Infrastruktur Kota Terhadap Karakter BSD City Sebagai Kota Penyangga Jakarta Jika Ditinjau dari Dimensi Mobilitas dan Spasial

Infrastruktur Kota Kota Penyangga Mobilitas Spasial BSD City

Authors

August 26, 2026

Downloads

Perkembangan kawasan metropolitan Jakarta mendorong munculnya kota-kota penyangga yang berperan dalam mendukung aktivitas perkotaan dan mengurangi tekanan terhadap kota inti. BSD City merupakan salah satu kota baru terencana yang berkembang sebagai bagian dari sistem metropolitan Jabodetabek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter BSD City sebagai Kota Penyangga Jakarta yang ditinjau dari penyediaan infrastruktur pada dimensi mobilitas dan dimensi spasial. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana penyediaan infrastruktur transportasi, fasilitas perkotaan, dan struktur ruang mendukung karakter BSD City sebagai bagian dari sistem metropolitan Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, studi literatur, dan data sekunder. Analisis dilakukan berdasarkan dua dimensi karakter kota penyangga, yaitu mobilitas dan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter BSD City sebagai Kota Penyangga Jakarta tercermin melalui tingginya konektivitas kawasan, kemudahan aksesibilitas, pola mobilitas komuter, serta struktur ruang yang terintegrasi. Penyediaan infrastruktur transportasi, pendidikan, kesehatan, kawasan komersial, dan ruang terbuka hijau menjadi faktor yang mendukung terbentuknya karakter tersebut, meskipun tingkat ketergantungan terhadap Jakarta masih cukup tinggi. Selain itu, pengembangan jaringan jalan, pusat aktivitas, dan tata ruang yang terencana membentuk struktur spasial kawasan yang terintegrasi. Namun, tingginya mobilitas komuter menuju Jakarta menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap kota inti masih cukup tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyediaan infrastruktur berperan penting dalam memperkuat karakter BSD City sebagai kota penyangga, khususnya melalui peningkatan aksesibilitas dan integrasi spasial kawasan.