Konvergensi Simbolik Komunikasi Dalam Proses Pembentukan Makna Kolektif Pada Komunitas Mancing Pemuda Lorong Sawit Kalimantan Timur
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan makna kolektif dalam Komunitas Mancing Pemuda Lorong Sawit Kalimantan Timur melalui perspektif Teori Konvergensi Simbolik Ernest G. Bormann. Latar belakang penelitian ini adalah intensitas komunikasi antaranggota komunitas yang tidak terbatas pada aktivitas memancing, tetapi juga berkembang menjadi ruang pertukaran pengalaman, humor, solidaritas, dan pembentukan identitas kelompok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas anggota aktif komunitas yang berasal dari Kabupaten Berau, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi dalam komunitas membentuk fantasy theme berupa narasi mengenai boncos, mocel, strike, pengalaman lucu, dan informasi spot memancing yang secara repetitif dipertukarkan dalam interaksi kelompok. Tema-tema tersebut berkembang menjadi fantasy chain melalui respons anggota berupa candaan, diskusi teknis, dan pertukaran pengalaman, baik secara langsung maupun melalui media digital seperti WhatsApp dan media sosial. Akumulasi proses komunikasi tersebut kemudian membentuk rhetorical vision yang memaknai komunitas sebagai keluarga kedua, ruang solidaritas, ruang pelepasan stres, dan ruang komunikasi yang egaliter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kelompok dalam komunitas hobi mampu membentuk makna kolektif, memperkuat kohesi sosial, dan menciptakan hubungan emosional antaranggota melalui pertukaran simbol dan pengalaman yang berlangsung secara berkelanjutan.
Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., Lubis, M. A., Maryati, I., Mesra, R., & Sari, M. N. (2024). Metode penelitian kualitatif: Teori dan panduan praktis analisis data kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).
Andrey, Y. M. F. (2024). Pola komunikasi atasan dan bawahan perusahaan Workwide dalam mengatasi konflik komunikasi (Skripsi). Universitas Lampung, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/82507
Ani, J., Lumanauw, B., & Tampenawas, J. (2022). Pengaruh citra merek, promosi dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada e-commerce Tokopedia di Kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 10(1). https://doi.org/10.35794/emba.v10i1.38279
Annas, F. B., Lubis, D. P., Hapsari, D. R., & Sumardjo. (2025). Symbolic convergence and fantasy themes in community-based ecotourism communication: A case study of Pokdarwis Situ Gede. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 10(2), 1117–1138. https://doi.org/10.18326/inject.v10i2.4645
Apong, C. B., Liliwery, A., & Swan, M. V. D. P. (2023). Konvergensi simbolik dalam membangun kohesivitas kelompok: Analisis tema fantasi Ernest Bormann pada komunitas Teman Belajar Remaja Kota Kupang (TeBe RK). Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 3(1), 52–63. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v3i1.112
Ardito, T., Sari, S., & Putra, D. (2026). Analisis Komunikasi Kelompok Pada Komunitas Vespa Bengkulu Bersatu Dalam Membentuk Identitas Sosial. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 5(1), 677–684. https://doi.org/10.37676/mude.v5i1.10033
Ardito, T., Sari, S., & Putra, D. (2026). Analisis komunikasi kelompok pada komunitas Vespa Bengkulu Bersatu dalam membentuk identitas sosial. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 5(1), 677–684. https://doi.org/10.37676/mude.v5i1.10033
Bormann, E. G. (1972). Fantasy and rhetorical vision: The rhetorical criticism of social reality. Quarterly Journal of Speech, 58(4), 396–407.
Candra, K. (2025). Praktik politik identitas dalam perspektif mindfulness (Studi interpretatif pada praktisi mindfulness tentang Pilkada tahun 2017 dan Pemilu tahun 2019) (Master’s thesis, Universitas Lampung). Digital Library Universitas Lampung. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94149
Elsakina, R. F., & Yohana, N. (2016). Konvergensi simbolik dalam komunikasi kelompok komunitas Stand Up Indo Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau, 3(2).
Febrianti, I., Ayumi, M., Panjaitan, A., & Manurung, A. S. (2025). Peran komunikasi interpersonal dalam membangun identitas dan budaya organisasi. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(1), 60–70. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i1.508
Firsanty, F. P., Amanatin, E. L., & Adiansah, W. (2025). Simbol, makna, dan solidaritas: Strategi digital komunitas urban di Indonesia dalam membangun eksistensi di Instagram. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 19(1), 66–77. https://doi.org/10.24815/jsu.v19i1.46255
Fismasari, Z., Latifah, W. U., Waluyo, W. B., Hendrawan, B. D., & Retnaningsih, W. (2026). Pengembangan komunitas dukungan psikologis berbasis aktivitas mind body untuk menurunkan stres pada mahasiswa di Yogyakarta. Jurnal Sosial Sains, 6(1), 17–24. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i1.32676
Gayatri, G. (2025). Expanding the assumptions of symbolic convergence theory: Collective sensemaking of interfaith harmony by teacher and student groups. Journal of Education Culture and Society, 16(2), 161–177. https://doi.org/10.15503/jecs2025.3.161.177
Ihsan, M. W. A., Basyarahil, I., & Azizi, M. L. (2025). Praktik kesabaran dalam aktivitas memancing: Studi etnografi pemancing Waduk Melati. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 5403–5409. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2135
Kesuma, A. I. (2025). Perkembangan ruang sosial kota: Studi antropologi perkotaan pada pola interaksi masyarakat urban Makassar. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, 9(3), 36–42. https://doi.org/10.36653/jksb.v9i3.218
Kurilla, R. (2022). A communication-ecological account of groups. Frontiers in Psychology, 12, Article 797544. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.797544
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Waveland Press.
Marzal, N., Haq, M. Z., & Miharja, D. (2025). Respons organisasi Islam Indonesia terhadap bencana: Studi komparatif NU, Muhammadiyah, dan PERSIS. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 7(2). https://doi.org/10.31958/istinarah.v7i2.16104
Mubayanah, S., & Amin, N. (2024). Transformasi makna ritual dalam masyarakat modern: Analisis sosiologis dan budaya. GAHWA, 3(1), 17–33. https://doi.org/10.61815/gahwa.v3i1.473
Muyasaroh, S., & Makhfuziyah, D. (2024). Pola komunikasi pada kelompok petani dalam meningkatkan produktivitas panen di Agrowisata Tegalan Poh Desa Wonokerto Kabupaten Pasuruan. Communicator Sphere, 4(2), 74–89. https://doi.org/10.55397/cps.v4i2.113
Pradana, R. (2023). Efektivitas komunikasi kelompok seni Hadrah Ishari dalam mempertahankan seni Hadrah Ishari di Dusun Tugu Desa Cendono Kabupaten Kediri (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Kediri). https://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/12176
Ramdhan, A., Zulfikar, M., Hasanah, U., Agustin, D., & Pramudita, S. (2024). Komunikasi interpersonal dan budaya kerja dalam meningkatkan hubungan dengan pegawai di Klinik Pelangi Bunda Medika. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 11(1), 301–310. https://doi.org/10.37676/professional.v11i1.6129
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-19). Bandung: Alfabeta.
Sulung U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Edu Research: Jurnal Penelitian Pendidikan, 5(3), 110–116. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.238
Supriandi, A. (2025). Pendekatan penelitian kualitatif. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 4(1), 197–204. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i1.4384
Suryadi, I. (2010). Teori Konvergensi Simbolik. Jurnal Academica FISIP Untad, 2(4), 426–437. ISSN 1411-3341.
Thalani, H. F., Saptorini, H., & Wulan Ghanni, M. R. (2025). Creative placemaking: Komunitas mural di kawasan mural Kampung Taman Yogyakarta. Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia (SAKAPARI) Series 15. http://hdl.handle.net/123456789/59452
Ullyana, Y. F., Aritonang, E. R. U., & Simanjuntak, M. S. T. (2024). Analisis Teori Konvergensi Simbolik pada akun Instagram @ASNBIASASAJA dalam menggambarkan realita sosial ASN. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi, 9(1), 151–167. https://doi.org/10.52423/jikuho.v9i1.170
Vilayanti, L. P. E., & Supriyadi. (2018). Hubungan antara rasa komunitas dan komitmen organisasi dengan kohesivitas kelompok pada anggota Sekaa Teruna-Teruni di Badung. Jurnal Psikologi Udayana, 5(1), 158–172. https://doi.org/10.24843/JPU.2018.v05.i01.p15
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187
Waters, T. (2014). Gemeinschaft and Gesellschaft societies. Department of Sociology, California State University, Chico. Prepared for the Encyclopedia of Sociology (2nd ed., 2015).
Copyright (c) 2026 Achmad Faruq Zidani Abdillah, Kadek Dristiana Dwivayani, Ziya Ibrizah, Edoardo Tondang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







