Konvergensi Simbolik Komunikasi Dalam Proses Pembentukan Makna Kolektif Pada Komunitas Mancing Pemuda Lorong Sawit Kalimantan Timur

Konvergensi Simbolik Komunikasi Kelompok Makna Kolektif Komunitas Mancing

Authors

September 16, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan makna kolektif dalam Komunitas Mancing Pemuda Lorong Sawit Kalimantan Timur melalui perspektif Teori Konvergensi Simbolik Ernest G. Bormann. Latar belakang penelitian ini adalah intensitas komunikasi antaranggota komunitas yang tidak terbatas pada aktivitas memancing, tetapi juga berkembang menjadi ruang pertukaran pengalaman, humor, solidaritas, dan pembentukan identitas kelompok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas anggota aktif komunitas yang berasal dari Kabupaten Berau, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi dalam komunitas membentuk fantasy theme berupa narasi mengenai boncos, mocel, strike, pengalaman lucu, dan informasi spot memancing yang secara repetitif dipertukarkan dalam interaksi kelompok. Tema-tema tersebut berkembang menjadi fantasy chain melalui respons anggota berupa candaan, diskusi teknis, dan pertukaran pengalaman, baik secara langsung maupun melalui media digital seperti WhatsApp dan media sosial. Akumulasi proses komunikasi tersebut kemudian membentuk rhetorical vision yang memaknai komunitas sebagai keluarga kedua, ruang solidaritas, ruang pelepasan stres, dan ruang komunikasi yang egaliter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kelompok dalam komunitas hobi mampu membentuk makna kolektif, memperkuat kohesi sosial, dan menciptakan hubungan emosional antaranggota melalui pertukaran simbol dan pengalaman yang berlangsung secara berkelanjutan.