Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Disiplin Kerja pada Bidan UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang

Beban Kerja Lingkungan Kerja Non Fisik Disiplin Kerja

Authors

September 3, 2026

Downloads

Puskesmas memerlukan kedisiplinan tenaga kesehatan untuk menjamin kesinambungan dan mutu pelayanan, terutama pada layanan rawat inap yang beroperasi sepanjang hari. Namun, keterlambatan, kepulangan sebelum jadwal, perubahan giliran kerja, dan penumpukan tugas ditemukan pada bidan UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Penelitian ini bertujuan menggambarkan beban kerja, lingkungan kerja nonfisik, dan disiplin kerja serta menguji pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja nonfisik terhadap disiplin kerja bidan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Sebanyak 30 bidan aparatur sipil negara dipilih melalui sampling jenuh, sedangkan kepala puskesmas menilai variabel disiplin kerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala diferensial semantik, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja berada pada kategori sedang, lingkungan kerja nonfisik baik, dan disiplin kerja tergolong cukup patuh. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap disiplin kerja (B = ?0,475; t = ?4,311; p < 0,001), sedangkan lingkungan kerja nonfisik berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,512; t = 4,558; p < 0,001). Simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 24,939; p < 0,001) dan menjelaskan 64,9% variasi disiplin kerja. Penelitian menyimpulkan bahwa penataan beban kerja dan penguatan lingkungan kerja nonfisik diperlukan untuk meningkatkan disiplin bidan.