Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Digital Berbasis Game Edukasi Scratch Materi Pengelompokan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya di Kelas V Sekolah Dasar

Analisis kebutuhan media media pembelajaran digital game edukasi

Authors

August 19, 2026

Downloads

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran, khususnya melalui penggunaan media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih banyak menggunakan metode konvensional berupa ceramah dan buku cetak sehingga menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep IPA, khususnya materi pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya. Media pembelajaran digital berbasis game edukasi seperti Scratch menjadi salah satu alternatif yang berpotensi menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran digital berbasis game edukasi Scratch pada materi pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SDN Tawangrejo. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas V dan 26 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi metode berpusat pada guru dengan penggunaan sumber belajar berupa buku cetak. Peserta didik mengalami kesulitan memahami perbedaan hewan herbivora, karnivora, dan omnivora. Guru dan peserta didik membutuhkan media digital interaktif yang mampu menampilkan gambar, suara, serta permainan edukatif. Peserta didik juga menunjukkan antusiasme tinggi ketika diperkenalkan dengan media game edukasi berbasis Scratch. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berbasis game edukasi Scratch diperlukan sebagai inovasi pembelajaran untuk menciptakan proses pembelajaran IPA yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.