Pengaruh Konseling Individual Terhadap Penurunan Kecemasan Belajar pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Bandung

konseling individual kecemasan belajar siswa sekolah dasar layanan bimbingan konseling

Authors

  • Heny Susilawati
    henysusilawati2020@gmail.com
    Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Indonesia
  • Dewi Rusmiani Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Indonesia
August 26, 2026

Downloads

Kecemasan belajar merupakan salah satu permasalahan psikologis yang dapat menghambat proses akademik dan perkembangan sosial-emosional siswa sekolah dasar. Kecemasan yang tidak ditangani dapat menyebabkan siswa mengalami ketakutan terhadap pelajaran, kesulitan berkonsentrasi, rendahnya kepercayaan diri, serta kecenderungan menghindari aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling individual terhadap penurunan kecemasan belajar pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa sekolah dasar yang teridentifikasi memiliki tingkat kecemasan belajar sedang hingga tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan belajar yang telah disusun berdasarkan aspek kognitif, emosional, fisiologis, dan perilaku. Intervensi konseling individual diberikan melalui beberapa sesi konseling dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor kecemasan belajar setelah diberikan konseling individual. Rata-rata skor kecemasan belajar sebelum intervensi sebesar 78,45, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 59,20. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling individual berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan belajar pada siswa sekolah dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual dapat menjadi salah satu strategi intervensi yang efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.