Pengaruh Konseling Individual Terhadap Penurunan Kecemasan Belajar pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Bandung
Downloads
Kecemasan belajar merupakan salah satu permasalahan psikologis yang dapat menghambat proses akademik dan perkembangan sosial-emosional siswa sekolah dasar. Kecemasan yang tidak ditangani dapat menyebabkan siswa mengalami ketakutan terhadap pelajaran, kesulitan berkonsentrasi, rendahnya kepercayaan diri, serta kecenderungan menghindari aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling individual terhadap penurunan kecemasan belajar pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa sekolah dasar yang teridentifikasi memiliki tingkat kecemasan belajar sedang hingga tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan belajar yang telah disusun berdasarkan aspek kognitif, emosional, fisiologis, dan perilaku. Intervensi konseling individual diberikan melalui beberapa sesi konseling dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor kecemasan belajar setelah diberikan konseling individual. Rata-rata skor kecemasan belajar sebelum intervensi sebesar 78,45, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 59,20. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling individual berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan belajar pada siswa sekolah dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual dapat menjadi salah satu strategi intervensi yang efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.
Association, A. P. (2022). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed., text rev.; DSM-5-TR). American Psychiatric Association Publishing.
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Geldard, K., Geldard, D., & Foo, R. Y. (2017). Counselling children: A practical introduction (5th ed.). SAGE Publications.
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan implementasi bimbingan dan konseling untuk pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbudristek.
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (2018). Abnormal psychology in a changing world (10th ed.). Pearson.
Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Santrock, J. W. (2019). Children (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2015). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi.
Dewi, K., & Rahayu, S. (2021). Efektivitas pendekatan kognitif-perilaku dalam menurunkan kecemasan belajar siswa SMP. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 112-125.
Hasanah, N., & Ramli, M. (2023). Person-centered counseling untuk mengurangi kecemasan akademik siswa sekolah dasar. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 45-58.
Nurhayati, T., & Kurniawan, D. (2022). Konseling individual berbasis mindfulness untuk mengatasi kecemasan ujian pada siswa SMA. Jurnal Konseling Indonesia, 8(2), 89-101.
Putri, A., & Lestari, M. (2020). Faktor-faktor penyebab kecemasan belajar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 156-168.
Sari, R., & Wijaya, H. (2022). Efektivitas bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 78-92.
Zeidner, M. (2019). Anxiety in education. In Oxford Research Encyclopedia of Education. Oxford University Press.
Copyright (c) 2026 Heny Susilawati, Dewi Rusmiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







