Analisis Perilaku Herding terhadap Kinerja Portofolio pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode Tahun 2025

Herding CSAD kinerja portofolio Sharpe Ratio sektor perbankan

Authors

September 3, 2026

Downloads

Perilaku herding merupakan fenomena dalam behavioral finance yang dapat memengaruhi kualitas keputusan investasi dan kinerja portofolio, terutama pada pasar dengan dominasi investor ritel dan tingkat likuiditas tinggi seperti sektor perbankan di Indonesia. Namun, bukti empiris mengenai pengaruh herding terhadap kinerja portofolio berbasis risiko masih terbatas, khususnya pada konteks pasar modal Indonesia. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh perilaku herding terhadap kinerja portofolio pada saham sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2025. Pengujian perilaku herding dilakukan dengan menerapkan model Cross-Sectional Absolute Deviation (CSAD), sedangkan kinerja portofolio diukur dengan Rolling Sharpe Ratio 20D Annualized. Data penelitian berupa data harian dengan 235 observasi untuk pengujian herding dan 216 observasi untuk pengujian kinerja portofolio. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa CSAD memiliki rata-rata 0,01982, sedangkan Rolling Sharpe Ratio memiliki rata-rata 0,65051. Hasil regresi herding menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,441 dan koefisien kuadrat return pasar (Rm^2 ) bernilai positif sebesar 4,787 dengan signifikansi 0,015, sehingga tidak ditemukan indikasi herding. Selanjutnya, regresi CSAD terhadap Rolling Sharpe Ratio menghasilkan koefisien -46,353 dengan signifikansi 0,074, sehingga pengaruhnya tidak signifikan. Konklusi penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku herding tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja portofolio. Kontribusi penelitian ini terletak pada penggunaan ukuran kinerja berbasis risiko dalam menguji perilaku investor sektor perbankan Indonesia.