Perancangan Ulang (Redesign) Sistem Pengendalian Persediaan dan Notifikasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Krakatau Medika

Perancangan Ulang Proses Manajemen Persediaan Obat ABC Analysis Safety Stock Reorder Point Economic Order Quantity Sistem Notifikasi Emergency Purchase Order

Authors

August 26, 2026

Downloads

Kekosongan stok obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) terjadi berulang dan berdampak langsung pada pasien: selama Januari–April 2025 tercatat 56 transaksi Emergency Purchase Order (EPO) dengan biaya 15–30% lebih mahal dari jalur reguler, serta 478 kejadian copy resep, yang bersumber bukan dari keterbatasan anggaran melainkan dari tidak adanya mekanisme yang mampu mendeteksi stok kritis sebelum benar-benar habis. Penelitian ini mendesain kembali proses pengendalian persediaan obat RSKM dari kondisi eksisting (as-is) menuju rancangan proses yang diusulkan (to-be), dengan memetakan alur pengadaan menggunakan SIPOC dan Value Stream Mapping (VSM), mengidentifikasi prioritas kegagalan proses melalui Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan menghitung parameter pengendalian persediaan (ABC, Safety Stock, Reorder Point, dan Economic Order Quantity) berdasarkan lead time aktual per item — bukan asumsi seragam 14 hari yang selama ini digunakan. Hasil analisis mengidentifikasi dua titik kegagalan kritis: stok kritis yang tidak terdeteksi tepat waktu (RPN = 576) dan rencana kebutuhan obat (RKO) yang tidak mencerminkan konsumsi aktual (RPN = 392); koreksi lead time aktual (bervariasi 1–43 hari) menurunkan rata-rata Reorder Point sebesar 48–75% di tiga gudang. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang proses to-be berupa sistem notifikasi tiga level  yakni Yellow Alert saat stok menyentuh 30% stok maksimum, Orange Alert saat mencapai Reorder Point disertai rekomendasi kuantitas pemesanan EOQ, dan Red Alert saat stok turun di bawah Safety Stock dengan eskalasi otomatis ke manajemen yakni dilengkapi approval matrix lima tingkat yang selaras dengan struktur otorisasi keuangan RSKM dan SOP fail-safe 14 langkah.