Analisis Kesesuaian Kriteria Teknis dan Operasional Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari terhadap Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional

pelabuhan perikanan RIPPN kesesuaian teknisoperasional PPN Tegalsari triangulasi

Authors

August 7, 2026

Downloads

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari mencatat realisasi produksi 133.245 ton pada 2025, namun kesesuaiannya terhadap Kepmen KP No. 109 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional (RIPPN) belum pernah dievaluasi secara sistematis. Penelitian terdahulu umumnya menilai kesesuaian pelabuhan perikanan menggunakan Permen KP No. 8/2012 yang telah digantikan, dan jarang mengintegrasikan triangulasi persepsi multipemangku kepentingan ke dalam skoring checklist. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian kriteria teknis dan operasional PPN Tegalsari terhadap RIPPN 2021 serta mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangannya. Penelitian studi kasus deskriptif komparatif dilakukan menggunakan lembar checklist observasi terhadap 165 subindikator (85 teknis, 80 operasional), didukung Laporan Tahunan 2025 PPN Tegalsari dan kuesioner/wawancara terhadap 15 responden dari lima kelompok (petugas Syahbandar, petugas TPI, petugas administrasi, nelayan, dan pedagang ikan). Kesesuaian teknis 56,5% dan operasional 55,0% (keseluruhan 55,8%, kategori Cukup Sesuai), dengan Sistem Logistik dan Distribusi Ikan sebagai aspek terlemah (40,0%, Tidak Sesuai). Analisis lintasindikator mengungkap bahwa persoalan pada kapasitas kolam dan dermaga bersifat akar masalah yang merambat ke pelayanan tambat labuh, keselamatan pelayaran, dan efisiensi bongkar muat, sehingga perbaikan parsial tidak akan efektif tanpa intervensi terintegrasi. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan basis data empiris pertama mengenai kesesuaian PPN Tegalsari terhadap regulasi RIPPN terbaru sekaligus model triangulasi checklistkuesioner yang dapat direplikasi pada evaluasi pelabuhan perikanan nusantara lainnya.