Modifikasi Desain Portable Turbo Burn Incinerator Tipe RC80: Modifikasi Teknis dan Strategi Penyesuaian Regulasi di Indonesia

Authors

  • Yunita Fahmi Universitas Indonesia
  • Rizkianti Marselina Universitas Prasetya Mulya
  • Matthew Savio Kurniawan Swiss German University

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v5i8.7979

Keywords:

Portable Turbo Burn Incinerator, Hak Desain Industri, Registrasi KLHK, Wet Scrubber, Isolated Area, Pengelolaan Limbah B3

Abstract

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan kritis Pengelolaan Limbah B3 dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah terpencil (Isolated Area). Keterbatasan akses transportasi, biaya logistik tinggi, dan praktik pembuangan ilegal mendorong perlunya solusi pengolahan limbah on-site. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi modifikasi desain Portable Turbo Burn Incinerator tipe RC08 (Scholer Industries Australia) sebagai teknologi adaptif untuk memenuhi persyaratan Registrasi KLHK dan regulasi insinerator di Indonesia. Metode menggunakan pendekatan engineering design process: identifikasi kelemahan desain awal, modifikasi teknis pada empat komponen utama, dan validasi melalui registrasi KLHK dengan uji emisi laboratorium terakreditasi KAN. Incinerator ini berkapasitas 18–45 kg/jam, mengadopsi siklon 2 tahap bersuhu hingga 1100°C, dilengkapi Cerobong dan Wet Scrubber, serta tersertifikasi Environment Protection Authority Australia. Modifikasi desain mencakup: (1) Cerobong setinggi 14 meter dengan titik sampling emisi; (2) Wet Scrubber untuk pengendalian emisi partikulat dan gas asam (HCl, SO?, HF); (3) bak filter pengelolaan air limbah scrubbing dengan resirkulasi; (4) ruang bakar dua tahap bertemperatur 800°C–900°C (tahap pertama) dan ?1000°C (tahap kedua), efisiensi pembakaran ?99,99%; serta (5) penyesuaian ruang blower terhadap kelembaban tinggi kepulauan. Hak Desain Industri (nomor permohonan A00202303663) memperkuat posisi hukum teknologi dalam Registrasi KLHK. Analisis kesesuaian mengonfirmasi teknologi ini mampu mengatasi biaya transportasi tinggi, risiko tumpahan, dan akumulasi limbah B3, dengan catatan diperlukan pemodelan dispersi emisi berbasis data DEMNAS dan pola angin muson. Penelitian ini berkontribusi bagi kerangka lokalisasi teknologi lingkungan Indonesia pada tahap pra-investasi, sekaligus menjadi acuan regulator dan industri mengadopsi teknologi Pengelolaan Limbah B3 portabel yang patuh regulasi, berlindungan hukum, dan berkelanjutan.

References

Ayres, R. U., & Ayres, L. W. (2002). A Handbook of Industrial Ecology. Edward Elgar Publishing.

Brunner, C. R. (2018). Incineration Systems Handbook. Incinerator Consultants Incorporated.

Cooper, C. D., & Alley, F. C. (2010). Air Pollution Control: A Design Approach (4th ed.). Waveland Press.

Indonesia, K. L. H. dan K. R. (2018). Registrasi Teknologi Ramah Lingkungan - Panduan dan Prosedur. KLHK.

Indonesia, K. L. H. dan K. R. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. KLHK.

Indonesia, P. R. (2000). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Sekretariat Negara.

Indonesia, P. T. E. E. (2023). Dokumentasi Teknis Enerflow Cyclo Burn Grate. PT EEI.

Ltd, S. I. P. (2020a). Portable Electric Incinerator - Product Brochure. Scholer Industries.

Ltd, S. I. P. (2020b). Turbo Burn RC08 Technical Specifications. Scholer Industries.

Mukhtar, S., & Rahayu, S. (2021). Perlindungan Desain Industri di Indonesia: Kajian Yuridis dan Implementasi. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 51(3), 567–582.

Nasional, B. S. (2017). SNI ISO 14034:2017 tentang Manajemen Lingkungan - Verifikasi Teknologi Lingkungan. BSN.

Niessen, W. R. (2010). Combustion and Incineration Processes: Applications in Environmental Engineering (4th ed.). CRC Press.

Organization, W. H. (2014). Safe Management of Wastes from Health-Care Activities (2nd ed.). WHO.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2021).

Qian, Y., & al., et. (2020). Performance of Wet Scrubber for Air Pollution Control in Waste Incineration. Journal of Environmental Engineering, 146(4), 4020012.

Santoso, B., & al., et. (2022). Evaluasi Kinerja Insinerator Portabel untuk Pengolahan Limbah Medis di Wilayah Terpencil. Jurnal Teknologi Lingkungan, 23(2), 145–156.

Downloads

Published

2016-08-12