Pembuatan Peta Kerawanan Salinitas di Wilayah Pesisir Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan

Pesisir Salinitas Intrusi peta

Authors

July 22, 2026

Downloads

Fenomena intrusi air laut, yaitu perembesan air asin ke dalam lapisan air tanah, menjadi perhatian serius di wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang memiliki garis pantai berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jarak garis pantai dengan tingkat salinitas air tanah dan memvisualisasikan sebaran spasial salinitas di Kecamatan Panggungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan dan pemetaan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengambilan sampel air tanah dilakukan pada 10 titik yang tersebar di wilayah pesisir Kecamatan Panggungrejo, meliputi sumur dangkal warga, sumber air, dan area tambak. Parameter yang diukur meliputi salinitas (ppt), konduktivitas listrik (EC), dan pH. Analisis spasial dilakukan menggunakan metode heatmap berbasis SIG untuk memvisualisasikan sebaran salinitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai salinitas berkisar antara 0,1 hingga 0,8 ppt, dengan nilai tertinggi ditemukan pada titik yang berdekatan dengan kawasan tambak di bagian utara Kecamatan Panggungrejo. Analisis spasial menunjukkan adanya korelasi negatif antara jarak dari garis pantai dan nilai salinitas, di mana zona salinitas sedang (0,5–1,0 ppt) terkonsentrasi di bagian utara yang berdekatan dengan tambak, sedangkan zona salinitas rendah (<0,5 ppt) mendominasi bagian selatan wilayah penelitian. Peta kerawanan salinitas yang dihasilkan memberikan gambaran visual mengenai tingkat kerawanan dan arah persebaran pengaruh air asin dari pantai menuju daratan. Penelitian ini merekomendasikan pengendalian pemanfaatan air tanah, rehabilitasi mangrove, dan konservasi lingkungan pesisir untuk menjaga kualitas air dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir Kota Pasuruan.