Tuturan Diaspora Indonesia dalam Konten Media Sosial Youtube: Campur Kode dan Faktornya

campur kode keluarga diaspora sosiolinguistik preservasi bahasa ibu youtube

Authors

July 17, 2026

Downloads

balisasi dan perkembangan komunikasi digital telah memperkuat kontak bahasa pada komunitas diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri. Pemanfaatan YouTube sebagai ruang representasi budaya mendorong penutur diaspora menggunakan pola komunikasi multibahasa, khususnya melalui praktik campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode serta menganalisis faktor sosiolinguistik yang memengaruhi tuturan diaspora Indonesia dalam konten YouTube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif sosiolinguistik. Data penelitian diperoleh dari 15 video YouTube terpilih yang diproduksi oleh keluarga diaspora Indonesia melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui klasifikasi bentuk campur kode berdasarkan teori Muysken serta interpretasi faktor sosial yang melatarbelakangi penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode paling dominan terjadi antara bahasa Indonesia dan bahasa asing sebesar 79%, diikuti bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebesar 17%, serta campur kode ganda sebesar 4%. Bentuk dominan berupa penyisipan unsur leksikal, terutama kata benda, kata sifat, dan kata kerja. Faktor penyebab campur kode meliputi tren media digital, kebutuhan teknis akibat keterbatasan kosakata, identitas budaya, lingkungan geografis, interaksi keluarga multibahasa, kebiasaan penggunaan bahasa, dan topik pembicaraan tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa campur kode pada diaspora Indonesia bukan sekadar bentuk keterbatasan bahasa, melainkan strategi multilingual adaptif untuk mempertahankan identitas budaya, membangun komunikasi efektif, dan melakukan negosiasi identitas dalam ruang digital transnasional.