Konsistensi, Sensitivitas, dan Relevansi Tingkat Kesehatan BPRS: Studi Komparatif CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score pada BPRS HIK Parahyangan (2020–2024)

CAMELS RGEC Z-Score BPRS CAR

Authors

July 10, 2026

Downloads

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran strategis dalam mendukung inklusi keuangan syariah, namun karakteristik usaha yang berskala mikro dan keterbatasan kapasitas manajemen risiko menyebabkan BPRS menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas keuangan. Pengukuran tingkat kesehatan bank menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi ketahanan dan kemampuan adaptasi BPRS terhadap perubahan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi, sensitivitas, dan relevansi metode CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score dalam menilai tingkat kesehatan BPRS HIK Parahyangan selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan metode studi kasus melalui pemanfaatan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan BPRS HIK Parahyangan. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran berdasarkan aspek permodalan, kualitas aset, manajemen risiko, rentabilitas, likuiditas, tata kelola, serta indikator prediksi financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CAMELS dan RGEC secara konsisten mengategorikan kondisi BPRS HIK Parahyangan dalam kondisi sehat, dengan dukungan kualitas aset, likuiditas, dan kecukupan modal yang relatif baik. Namun, terdapat tekanan pada aspek earnings yang ditunjukkan oleh penurunan ROA, NIM, dan peningkatan BOPO. Sementara itu, Altman Z-Score menunjukkan bahwa bank berada pada zona aman selama periode penelitian, tetapi lebih sensitif dalam mendeteksi penurunan stabilitas keuangan pada tahun 2024. Penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat satu metode yang sepenuhnya superior, melainkan kombinasi CAMELS, RGEC, dan Altman Z-Score mampu memberikan evaluasi kesehatan BPRS yang lebih komprehensif melalui keseimbangan antara pendekatan regulatif dan sistem peringatan dini.