Menguji Perbedaan Efektivitas Model Pogil Berbantuan Simulasi Phet dan Praktikum Terhadap Pemahaman Konsep Asam Basa: Analisis Stacking and Racking Rasch Model
Main Article Content
Pemahaman konsep asam basa sering menjadi tantangan tersendiri bagi peserta didik karena bersifat abstrak dan memerlukan penalaran tingkat tinggi, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu memfasilitasi konstruksi pengetahuan secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) yang didukung oleh simulasi PhET dan praktikum terhadap pemahaman konsep asam basa, mengidentifikasi perubahan kemampuan peserta didik melalui analisis stacking Model Rasch, mendeskripsikan perubahan tingkat kesulitan butir soal menggunakan analisis racking Model Rasch, serta membandingkan efektivitas kedua media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen berdesain pretest-posttest pada dua kelas di MAN 2 Kabupaten Gorontalo, masing-masing diberikan perlakuan POGIL berbantuan simulasi PhET dan POGIL berbantuan praktikum. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep asam basa yang dianalisis menggunakan Model Rasch, uji Wilcoxon, analisis stacking, analisis racking, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model POGIL berbantuan simulasi PhET maupun praktikum mampu meningkatkan pemahaman konsep asam basa peserta didik secara signifikan (p < 0,05). Temuan analisis stacking mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan peserta didik yang konsisten setelah proses pembelajaran, sementara analisis racking memperlihatkan bahwa sebagian besar butir soal mengalami penurunan tingkat kesulitan pada saat posttest. Selain itu, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan efektivitas signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), di mana POGIL berbantuan simulasi PhET memberikan peningkatan pemahaman konsep lebih baik dibandingkan POGIL berbantuan praktikum. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi simulasi virtual PhET ke dalam POGIL dapat menjadi strategi pembelajaran lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep asam basa di jenjang pendidikan menengah.
Amry, U. W., Rahayu, S., & Yahmin. (2017). Analisis miskonsepsi asam basa pada pembelajaran konvensional dan Dual Situated Learning Model (DSLM). Jurnal Pendidikan, 2(3), 385–386.
Anita, R., Gugule, S., & Gumolung, D. (2020). Pengaruh model POGIL terhadap hasil belajar siswa SMA pada materi titrasi asam basa. Oxygenius, 2(1), 16–22.
Aprilia, L., Fortuna, N., Cahyo, R. N., & Fitriani, S. (2023). Review: Laboratorium virtual untuk pembelajaran kimia di era digital. Jambura Journal of Educational Chemistry, 5, 1–3.
Ardhana, I. A., Hidayah, R. N., & Ijtihadah, M. (2025). Development of assessment tools for understanding submicroscopic representations in acid-base material. Jurnal Kependidikan Kimia, 13(1), 139–150. https://doi.org/10.33394/hjkk.v13i1.14328
Ardiansyah, E. R. (2024). Penerapan metode praktikum untuk meningkatkan kinerja dalam mata pelajaran IPAS materi perubahan wujud zat kelas IV. 2(4), 298–307.
Brentani, E., & Golia, S. (2007). Unidimensionality in the Rasch model: How to detect and interpret. Statistica, 67(3), 254–261. https://doi.org/10.6092/issn.1973-2201/3508
Budiarso, A. S. (2023). Pengaruh model POGIL terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. 10(2), 121–135.
Defista, C., & Aznam, N. (2024). Chemistry-focused conceptual trends: A systematic review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(4), 180–187. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i4.6534
Dy, A. U., Lagura, J. C., & Baluyos, G. R. (2024). Using PhET interactive simulations to improve the learners' performance in science. 4(4).
Elfa, N., Nur, R., & Gunawan, H. (2025). Kajian kualitatif potensi ekstrak etanol buah karamunting sebagai indikator asam basa. 7(1), 66–72.
Febriaty, I. R., Shofiyah, S. S., Utami, N. T., Prawiranti, Y., & Mandasari, W. (2025). Peningkatan pemahaman kimia siswa melalui praktikum sederhana di SMA Negeri 1 Sungai Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 5(1), 141–146.
Fidela, W., Putri, D. N., Ayu, D., Sari, J. K., Berlian, T., Ningky, P., Azzahra, Y., Febriani, Y., Ahda, Y., & Fajrina, S. (2024). Pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas sebagai upaya pengendalian limbah peternakan. 5(2019).
Gultom, J. A., & Sudrajat, A. (2024). Pengaruh media pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar materi asam dan basa di SMAN 2 Tanjung Morawa. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(3), 1372–1385. https://doi.org/10.47467/eduinovasi.v4i3.3868
Hamdu, G., Hadiana, D., Sylvia, N., & Apipatunnisa, I. (2023). Measuring changes of students conceptual understanding of literacy and numeracy in natural science by using Rasch model. 7(3), 489–497.
Handayani, R. W. T., & Kusmaharti, D. (2025). Pengaruh media pembelajaran PhET simulations terhadap hasil belajar siswa materi pecahan campuran kelas 5 SDN Keboananom Gedangan. 10.
Husna, N. F., Zahara, S. R., Setiawan, T., Fatmi, N., & Sudirman, S. (2025). Pengaruh model pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) berbantuan LKPD terhadap peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 5(1), 109–114. https://doi.org/10.58218/lambda.v5i1.1226
Ika, P., Ritonga, A., & Gumolung, D. (2021). Pengaruh penggunaan simulasi virtual laboratorium PhET (Physics Education Technology) terhadap hasil belajar siswa pada materi geometri molekul di MAN 1 Bitung. 3(2), 81–87. https://doi.org/10.37033/ojce.v3i2.288
Irani, N. V., Zulyusri, & Darussyamsu, R. (2020). Miskonsepsi materi biologi SMA dan hubungannya dengan pemahaman siswa. Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi, 3(2), 348–355. https://doi.org/10.30821/biolokus.v3i2.823
Iriani, R., & Sholahuddin, A. (2024). Authentic practicum guide to inquiry-based acid-base titrations to improve students' scientific literacy. 8(2), 100–109.
Kholilah, N., & Susainti, L. Y. (2023). Laboratorium virtual PhET pada sub materi asam basa untuk siswa kelas VII SMP/MTs. 2, 1–10.
Kumar, D. (2024). PhET: An interactive simulation technology for learning outcomes based teaching-learning. International Education & Research Journal, 10(5), 120–126.
Laliyo, L. A. R., Sumintono, B., & Panigoro, C. (2022). Measuring changes in hydrolysis concept of students taught by inquiry model: Stacking and racking analysis techniques in Rasch model. Heliyon, 8(3), e09126. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09126
Pratiwi, I. T. M., & Meilani, R. I. (2018). Peran media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar siswa [The role of learning media in increasing students' learning achievement]. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(2), 173–181. https://doi.org/10.17509/jpm.v3i2.11762
Talib, C. A., Ali, M., Maimun, A., & Malik, A. (2018). Interactive courseware as an effective strategy to overcome misconceptions in acid-base chemistry. In 2018 IEEE 10th International Conference on Engineering Education (ICEED) (pp. 240–245). IEEE. https://doi.org/10.1109/ICEED.2018.8626941
Trisnowati, A., Bakti, I., & Sholahuddin, A. (2020). Meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil model pembelajaran inkuiri terbimbing. JCAE: Journal of Chemistry and Education, 3(3), 126–132.
