Studi Keanekaragaman Ikan Hias dan Aspek Biologi di Ekosistem Danau Lais Kabupaten Pulang Pisau
Main Article Content
Ekosistem perairan tawar memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan, termasuk ikan hias yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi. Namun, meningkatnya aktivitas penangkapan dan perubahan kondisi habitat dapat menyebabkan penurunan populasi serta mengancam keberadaan beberapa jenis ikan hias di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis ikan hias serta menganalisis aspek biologinya di ekosistem Danau Lais Kabupaten Pulang Pisau sebagai dasar pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan dengan pengambilan sampel ikan menggunakan alat tangkap pangilar serta analisis karakter morfometrik, hubungan panjang berat, faktor kondisi, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, dan kebiasaan makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 53 spesies ikan yang tertangkap, dengan 21 spesies dikategorikan sebagai ikan hias. Jenis dominan yang ditemukan yaitu Rasbora argyrotaenia, Kryptopterus limpok, dan Kryptopterus bicirrhis. Analisis morfometrik menunjukkan adanya variasi karakter bentuk tubuh antarspesies, sedangkan aspek biologi memperlihatkan kondisi populasi yang relatif stabil dengan nisbah kelamin seimbang dan faktor kondisi yang menunjukkan kondisi tubuh ikan cukup baik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Danau Lais memiliki potensi besar sebagai habitat ikan hias yang perlu dikelola melalui strategi konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan.
Andaresta, O., Latuconsina, H., & Zayadi, H. (2024). Inventory of large pelagic fish from Java Sea based on fishermen's catches at TPI Kranji, Lamongan Regency, East Java. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 17(2), 152–162.
Arvi, Z. Z., et al. (2025). Reproduksi realitas: Mimesis dalam antologi puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan karya Hasan Aspahani. J-SES: Journal of Science, Education and Studies, 4(3).
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah. (2023). Statistik perikanan dan kelautan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2023. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2022). The state of world fisheries and aquaculture 2022: Towards blue transformation. FAO. https://doi.org/10.4060/cc0461en
Husain Latuconsina, H., Amri, K., & Triyanti, R. (2023). Peran penting pengelolaan perikanan laut berkelanjutan bagi kelestarian habitat dan kemanfaatan sumber daya. Dalam Pengelolaan sumber daya perikanan laut berkelanjutan (hlm. 1–22).
Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services. (2019). Global assessment report on biodiversity and ecosystem services. IPBES Secretariat.
Kasmi, M. (2020). Pengelolaan sumber daya ikan hias eksotis injel Napoleon (Pomacanthus xanthometopon). CV. Pena Persada.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2022). Laporan kinerja Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap tahun 2022. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Statistik perikanan tangkap Indonesia 2023. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kottelat, M. (2013). The fishes of the inland waters of Southeast Asia: A catalogue and core bibliography of the fishes known to occur in freshwaters, mangroves and estuaries. The Raffles Bulletin of Zoology, Supplement, 27, 1–663.
Nufutomo, T. K. (2022). Perubahan iklim sebagai ancaman ketahanan kualitas air pada daerah aliran sungai: Literatur review. Jurnal Reka Lingkungan, 10(3), 188–200.
Perikanan, Jurnal, et al. (2024). Truss morfometrik ikan serandang (Channa pleuropthalma, Bleeker, 1851) asal Sungai Kelekar, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan. 2(2), 29–36.
Purwanto, M. Y. J., & Susanto, A. (2015). Pengantar pengelolaan sumber daya air. Universitas Terbuka.
Reid, A. J., Carlson, A. K., Creed, I. F., Eliason, E. J., Gell, P. A., Johnson, P. T. J., Kidd, K. A., MacCormack, T. J., Olden, J. D., Ormerod, S. J., Smol, J. P., Taylor, W. W., Tockner, K., Vermaire, J. C., Dudgeon, D., & Cooke, S. J. (2019). Emerging threats and persistent conservation challenges for freshwater biodiversity. Biological Reviews, 94(3), 849–873. https://doi.org/10.1111/brv.12480
Sains, Jurnal, et al. (2023). Growth, reproduction and feeding habits of Java barb. 3(April), 37–48.
Smur, J., Rusim, D. A., & Manalu, J. (2021). Analisis faktor penyebab dan strategi pengendalian kekeringan Danau Ayamaru Kabupaten Maybrat. Jurnal ELIPS, 4(1).
Syam, A. (2025). Tantangan dan peluang konservasi di Kalimantan (Studi kasus arwana super red). Journal of Comprehensive Science (JCS), 4(1).
Tahapary, J., et al. (2025). Eksplorasi dan teknik penangkapan ikan: Teori dan praktik di laut Indonesia. LSO Creative.
Wati, K. E., et al. (2026). Kebiasaan makan dan makanan ikan kelabau (Osteochilus melanopleura) di Sungai Samih Desa. 101310, 541–550.
Yanti, E. V., & Haryadi, N. (2019). Potensi ikan hias di Danau Batu Kabupaten Pulang Pisau: Suatu pendekatan biologi dan etnobiologi. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 44(1), 58–65.
