Juri Gelis (Jumat Kreasi dan Gerakan Literasi) Sebagai Inovasi Kokurikuler Berbasis Kreasi Seni Dalam Membangun Kepercayaan Diri Peserta Didik di SD Negeri Karanganyar Turi Sleman
Downloads
Kepercayaan diri peserta didik pada jenjang sekolah dasar merupakan aspek afektif yang krusial bagi perkembangan holistik, namun kerap terabaikan dalam program kokurikuler konvensional. Aktivitas seni dalam kokurikuler berpotensi menjadi kemampuan yang efektif, namun mekanisme spesifiknya dalam membangun kepercayaan diri belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena implementasi program Juri Gelis sebagai inovasi kokurikuler berbasis kreasi seni dalam membangun kepercayaan diri peserta didik di SD Negeri Karanganyar Turi Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus sebagaimana dikembangkan Yin (2018) dalam paradigma interpretivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan yang dipilih secara purposive (6 peserta didik, 2 guru pembimbing, 1 kepala sekolah, 3 orang tua), observasi partisipatif, serta studi dokumentasi meliputi portofolio karya dan catatan guru. Analisis tematik mengungkap empat tema utama yang saling berinteraksi, yakni: (1) transformasi ekspresi diri melalui kreasi seni, (2) scaffolding sosial dalam lingkungan performatif, (3) internalisasi kompetensi melalui pengulangan bermakna, dan (4) rekognisi komunitas sebagai katalis kepercayaan diri. Pola-pola ini membentuk mekanisme unik pemberdayaan afektif peserta didik usia 8–12 tahun. Program Juri Gelis terbukti bukan sekadar sarana hiburan, melainkan medium pedagogis terstruktur yang mengintegrasikan dimensi sosial, kognitif, dan afektif secara holistik. Temuan ini berkontribusi sebagai dasar penelitian lanjutan mengenai model pemberdayaan kepercayaan diri berbasis seni di sekolah dasar.
Anggraeni, R., & Wulandari, T. (2022). Pengembangan karakter percaya diri siswa melalui kegiatan seni pertunjukan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jpk.v12i1.43210
Bandura, A., & Locke, E. A. (2003). Negative self-efficacy and goal effects revisited. Journal of Applied Psychology, 88(1), 87–99. https://doi.org/10.1037/0021-9010.88.1.87
Dewi, R. S., & Prasetyo, A. (2023). Peran kegiatan kokurikuler dalam pembentukan kompetensi sosial siswa sekolah dasar: Kajian fenomenologis. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(2), 112–124. https://doi.org/10.17977/jip.v29i2.15832
Fadillah, M., & Hasanah, U. (2021). Gerakan literasi sekolah sebagai inovasi kurikulum di sekolah dasar: Tinjauan teoritis dan empiris. Jurnal Basicedu, 5(4), 2301–2312. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1189
Fitriani, D., & Rahmawati, S. (2022). Kokurikuler berbasis seni budaya lokal dan dampaknya terhadap kepercayaan diri siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 78–92. https://doi.org/10.29407/jpdn.v8i1.17654
Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences (3rd ed.). Basic Books.
Haryanto, S., & Nugroho, A. (2023). Inovasi pembelajaran berbasis kreativitas dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Perspektif guru dan kepala sekolah. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(1), 134–148. https://doi.org/10.21831/cp.v42i1.52341
Hidayat, R., & Sari, M. (2022). Program literasi berbasis seni pertunjukan dan pengaruhnya terhadap kemampuan komunikasi siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(3), 201–215. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i3.48721
Kurniawan, D., Santoso, B., & Lestari, P. (2021). Kegiatan kokurikuler terstruktur dan penguatan karakter siswa di sekolah dasar: Sebuah kajian kualitatif. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 155–170. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.2134
Lestari, I., & Mulyadi, E. (2023). Makna kokurikuler berbasis kreativitas dalam perspektif siswa dan guru sekolah dasar: Studi fenomenologi. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(2), 88–101. https://doi.org/10.37478/jpm.v4i2.2198
Mardiana, S., & Yulianto, A. (2022). Peran wali kelas dalam merancang kegiatan kokurikuler partisipatif di sekolah dasar negeri. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 245–258. https://doi.org/10.17509/jpgsd.v11i3.45632
Mulyasa, E. (2021). Inovasi kurikulum dan pembelajaran di era Merdeka Belajar. PT Remaja Rosdakarya.
Nurhayati, E., & Suherman, A. (2023). Literasi performatif sebagai strategi inovasi pembelajaran di sekolah dasar: Kajian kualitatif berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(2), 312–325. https://doi.org/10.23887/jisd.v7i2.58432
Rahayu, P., & Susanto, H. (2021). Keterlibatan siswa dalam kegiatan seni kokurikuler dan kaitannya dengan pengembangan self-efficacy di sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(1), 34–47. https://doi.org/10.26858/jppk.v7i1.19834
Wibowo, A., & Purnomo, T. (2023). Model kokurikuler berbasis potensi lokal sebagai wujud inovasi kurikulum di sekolah dasar negeri: Pendekatan etnografi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 11(1), 56–71. https://doi.org/10.17977/jph.v11i1.16543
Anwar, S., & Nurhayati, E. (2022). Pengembangan program kokurikuler berbasis seni pertunjukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i1.2345
Dewi, R. S., & Kusumawati, T. (2023). Kreativitas anak dalam kegiatan seni performatif di sekolah dasar: Sebuah kajian fenomenologis. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 112–128. https://doi.org/10.29407/jpdn.v8i2.19876
Fauziah, N., Rahmawati, Y., & Syamsuddin, A. (2022). Co-curricular activities and student character development in Indonesian primary schools. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 1–14. https://doi.org/10.17977/um048v28i12022p001
Fitriani, D., & Wahyuni, S. (2023). Gerakan literasi sekolah dan dampaknya terhadap minat baca peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(3), 1890–1902. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5432
Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2021). Kurikulum Merdeka dan inovasi pembelajaran di sekolah dasar: Tantangan dan peluang. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 23–35. https://doi.org/10.17977/um025v6i12021p023
Hidayat, R., Suherman, A., & Mulyani, S. (2022). Extracurricular and co-curricular activities in building student competencies: A qualitative study in Indonesian elementary schools. International Journal of Elementary Education, 6(2), 201–215. https://doi.org/10.23887/ijee.v6i2.45621
Kurniawan, D., & Setiawan, B. (2023). Pendekatan konstruktivisme sosial dalam desain pembelajaran berbasis ekspresi seni di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 77–92. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.52341
Lestari, P., Nugroho, A., & Supriyadi, T. (2022). Peran kegiatan kokurikuler dalam pengembangan kecerdasan majemuk peserta didik sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 39(2), 155–168. https://doi.org/10.17509/jpp.v39i2.45231
Mulyasa, E., & Hernawati, D. (2023). Inovasi kurikulum merdeka dalam konteks pendidikan dasar di Indonesia: Perspektif guru dan kepala sekolah. Jurnal Kependidikan, 9(1), 34–50. https://doi.org/10.21831/jk.v9i1.56789
Prasetyo, A., & Widiasih, R. (2022). Multiple intelligences theory in co-curricular program design at elementary schools in Yogyakarta. Jurnal Prima Edukasia, 10(2), 123–137. https://doi.org/10.21831/jpe.v10i2.48921
Rahayu, S., & Hendrayana, A. (2023). Literasi kreatif dan ekspresi seni sebagai fondasi pembelajaran holistik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 65–80. https://doi.org/10.21009/JPD.141.06
Saputra, H. W., & Anggraini, L. (2022). School-based co-curricular innovation and student self-confidence: A case study in Sleman elementary schools. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 41(3), 678–692. https://doi.org/10.21831/cp.v41i3.47832
Sari, M. P., & Budiyanto, M. (2023). Kegiatan seni tari dan musik dalam membentuk kepercayaan diri anak usia sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1543–1558. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4321
Sulistyowati, E., & Pambudi, R. (2022). Inovasi program literasi berbasis komunitas sekolah di daerah pinggiran perkotaan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(1), 11–24. https://doi.org/10.26418/jppk.v29i1.53412
Wulandari, F., & Pratama, A. N. (2023). Co-curricular performing arts programs and the development of students' expressive competencies in Indonesian primary education. Asian Journal of Education and Training, 9(1), 44–56. https://doi.org/10.20448/edu.v9i1.4521
Copyright (c) 2026 Nur Hidayah, Dhiniaty Gularso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





