Pengembangan Perangkat Pembelajaran Guided Inquiry-Culturally Responsive untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Proses Pelorodan Batik Sidoarjo
Downloads
Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran IPA karena murid dituntut mampu menganalisis fenomena, mengevaluasi informasi, dan menyusun kesimpulan berdasarkan bukti. Namun, keterampilan berpikir kritis murid masih menjadi tantangan, terutama ketika konsep IPA diajarkan secara abstrak dan belum dikaitkan dengan budaya serta pengalaman sehari-hari murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran guided inquiry–culturally responsive berbasis proses pelorodan Batik Sidoarjo guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid SMP pada materi asam-basa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah 32 murid kelas IX-5 SMPN 2 Tarik Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons murid, wawancara dengan pengrajin batik, serta tes keterampilan berpikir kritis berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memperoleh kategori sangat valid dengan skor validasi 92% hingga 100%. Keterlaksanaan pembelajaran juga tergolong sangat praktis dengan rata-rata 91%. Uji efektivitas menunjukkan skor rata-rata N-Gain sebesar 0,752 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, perangkat pembelajaran guided inquiry–culturally responsive berbasis proses pelorodan Batik Sidoarjo valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid dalam pembelajaran IPA.
Anggraini, M., & Sari, M. N. (2025). Integrasi model Problem Based Learning dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMAN 1 Rantau Selatan pembelajaran Pendidikan Pancasila. https://doi.org/10.31604/ptk.v8i3.1017-1027
Arifin, B., & Mu’id, A. (2024). Pengembangan kurikulum berbasis keterampilan dalam menghadapi tuntutan kompetensi abad 21. DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin, 1(2), 118–128.
Farahntina, K. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Griya Cendikia, 10(2), 592–599.
Fatimah, S., & Sri Rahayu, Y. (2025). The effectiveness of problem-based learning based on socio-scientific issues on students’ critical thinking: A systematic literature review. Jurnal Eduscience (JES), 12(6).
Fauzi, A. M., & Abidin, Z. (2019). Analisis keterampilan berpikir kritis tipe kepribadian thinking-feeling dalam menyelesaikan soal PISA. Suska Journal of Mathematics Education, 5(1), 1–8.
Hendratmoko, A. F., Madlazim, M., Widodo, W., Suyono, S., & Supardi, Z. A. I. (2023). Inquiry and debate in science learning: Potential strategy for improving students’ scientific argumentation skills. International Journal of Education in Mathematics, Science and Technology, 12(1), 114–138. https://doi.org/10.46328/ijemst.3152
Humam, M. S., & Hanif, M. (2025). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan keterampilan kritikal siswa di era modern. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(3), 89–108.
Khumairok, W., Yuniasti, A., Wulandari, R., Qomaria, N., & Muharrami, L. K. (2021). Profil keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada materi getaran, gelombang, dan bunyi menggunakan soal berbantuan prompting question. Jurnal Natural Science Educational Research, 4(1).
Iftirosy, V. A., Ningsih, R., & Sancaya, S. A. (2025). Pentingnya berpikir kritis dalam pengambilan keputusan pada siswa SMA. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 381–387.
Rosidah, K. A., Vika Aulia, E., & Mahdiannur, M. A. (2025). Systematic review: Penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar IPA.
Sundari, P. D., & Sarkity, D. (2021). Keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu dan kalor dalam pembelajaran fisika. Journal of Natural Science and Integration, 4(2), 149–161.
Umami, R., Madlazim, M., & Indana, S. (2023). Profile of students’ critical thinking skills and the effectiveness of problem-based learning models assisted by digital worksheet in science learning on motion and force materials. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 4(4), 481–496. https://doi.org/10.46245/ijorer.v4i4.291
Wulandari, W., Mursali, S., & Dewi, I. N. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan Virtual Laboratory terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik. Biocaster: Jurnal Kajian Biologi, 5(3), 202–216.
Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141
Yusra, R. A., Kusumah, F. H., & Suryadi, A. (2025). Pengaruh PjBL-STEM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis pada materi energi terbarukan dalam mendukung pendidikan yang berkualitas. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 13(Special Issue), 26–37. https://doi.org/10.21831/jpms.v13ispecial_issue.86537
Copyright (c) 2026 Yulinda Vita Anggraini, Yuni Sri Rahayu , Sapti Purpitarini , Beni Setiawan , Utama Alan Deta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





