Identifikasi Dan Analisis Risiko Kebakaran Dan Ledakan Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Pada Stasiun Pengumpul Minyak Perusahaan Hulu Migas

Hazard and Operability Study (HAZOP) identifikasi bahaya keselamatan proses risiko kebakaran dan ledakan stasiun pengumpul minyak

Authors

July 14, 2026

Downloads

Stasiun Pengumpul (SP) Mangun Jaya merupakan fasilitas produksi hulu migas milik PT XYZ yang menangani hidrokarbon mudah terbakar dalam jumlah besar serta mengoperasikan sejumlah peralatan bertekanan, sehingga memiliki potensi bahaya kebakaran dan ledakan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis risiko kebakaran dan ledakan akibat kegagalan operasional pada fasilitas tersebut menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Studi dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan tim multidisiplin dari fungsi operasi, perawatan, keselamatan proses, dan HSSE, dengan meninjau 19 node proses berdasarkan Piping and Instrumentation Diagram (P&ID) menggunakan kata panduan (guide words) No, More, Less, Reverse, dan Other Than pada parameter tekanan, temperatur, aliran, dan level. Studi HAZOP menghasilkan 104 rekomendasi perbaikan, terdiri atas 13 rekomendasi kategori V (catastrophic), 15 kategori IV (significant), 52 kategori III (moderate), dan 24 rekomendasi non-kategori berupa koreksi dokumen P&ID. Sebelas skenario teridentifikasi berada pada kategori risiko unacceptable dengan tingkat konsekuensi catastrophic (severity = 5) dan likelihood = 3, seluruhnya berkaitan dengan skenario kehilangan containment hidrokarbon pada Sand Filter, 3-Phase Production Separator, Test Separator, Scrubber, Wash Tank, Production Tank, dan Test Tank akibat tekanan tinggi, level tinggi, kegagalan sistem venting, serta korosi/erosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integritas peralatan dan keandalan sistem proteksi proses merupakan prioritas utama dalam pengendalian risiko kebakaran dan ledakan pada fasilitas SP Mangun Jaya.