Pengaruh Earning Opacity, Ownership Structure, dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance Perusahaan Sektor Farmasi Tahun 2019–2023
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh earning opacity, ownership structure, dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Tax avoidance menjadi isu penting karena berpotensi mengurangi penerimaan pajak negara dan menghambat keberlanjutan fiskal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan farmasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 55 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Common Effect Model (CEM) sebagai model terbaik berdasarkan hasil pengujian pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa earning opacity berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa semakin rendah transparansi laporan keuangan perusahaan maka semakin tinggi kecenderungan perusahaan melakukan penghindaran pajak. Sementara itu, ownership structure dan capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Hasil pengujian simultan juga menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Nilai koefisien determinasi yang relatif rendah menunjukkan bahwa praktik tax avoidance dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan transparansi pelaporan keuangan serta penguatan pengawasan perpajakan guna meminimalkan praktik penghindaran pajak pada sektor farmasi.
Afrika, R. (2021). Kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak. Balance: Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 6(2), 131–144. http://jurnal.um-palembang.ac.id/balance
Amtiran, P. Y., & Molidya, A. (2020). Pengelolaan keuangan negara. Journal of Management (SME's), 12(2), 203–214.
Arman, A., & Mira, M. (2021). Does tax avoidance make earnings opacity? ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 4(1), 88–95. https://doi.org/10.33096/atestasi.v4i1.655
Dewi, S. L., & Oktaviani, R. M. (2021). Pengaruh leverage, capital intensity, komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap tax avoidance. Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 179–194. https://doi.org/10.29303/akurasi.v4i2.122
Dhaneswara, J. P. H., & Hwihanus. (2023). Pengaruh struktur modal terhadap tax avoidance dengan struktur kepemilikan sebagai variabel intervening pada perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020–2022. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan, 4(1).
Fidiana, G. A. P. (2022). Pengaruh profitabilitas, capital intensity, dan corporate governance terhadap tax avoidance. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu), 1(2), 103–119. https://doi.org/10.24034/jiaku.v1i2.5338
Fikri, M. I., & Febriyanto, F. C. (2023). Pengaruh earning opacity, ownership structure, dan capital intensity terhadap tax avoidance (Studi empiris pada perusahaan sektor kesehatan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017–2021). Jurnal Akuntansi Barelang, 7(2), 48–66. https://doi.org/10.33884/jab.v7i2.7153
Fitiah, K. (2024). Analisis penyebab penghindaran pajak dalam laporan keuangan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas, 24(1), 217–226. https://doi.org/10.47233/jebd.v24i1.396
Haya, S., & Mayangsari, S. (2022). Pengaruh risiko perusahaan, ukuran perusahaan, dan financial distress terhadap tax avoidance. Jurnal Ekonomi Trisakti, 2(2), 1901–1912. https://doi.org/10.25105/jet.v2i2.14860
Hermanto, & Puspita, I. (2022). Pengaruh perputaran persediaan, capital intensity, dan leverage terhadap tax avoidance dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 5(2).
Hesni, D., Asmeri, R., & Yani, M. (2024). Pengaruh inventory intensity, capital intensity, dan firm size terhadap tax avoidance (Studi perusahaan pertambangan pada Bursa Efek Indonesia 2019–2021). Jurnal Riset Akuntansi, 2(2), 79–86. https://jra.ekasakti.org/index.php/jurra/index
Indah, K. C. (2022). Pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak (Tax avoidance) pada perusahaan sub sektor farmasi di BEI periode 2017–2021 (Skripsi). Universitas Tridinanti Palembang.
Lesmono, B., & Siregar, S. (2021). Studi literatur tentang agency theory. Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS), 3(2), 203–210. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v3i2.1128
Mare, P. S. S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi tax avoidance pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Ningsih, I. A. M., & Noviari, N. (2022). Financial distress, sales growth, profitabilitas, dan penghindaran pajak. E-Jurnal Akuntansi, 32(1), 3542. https://doi.org/10.24843/eja.2022.v32.i01.p17
Nugrahanto, A. (2024). Determinants of tax avoidance: Evidence on Indonesian financial companies. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(4), 2496.
Nurmawan, M., & Nuritomo. (2022). Pengaruh struktur kepemilikan terhadap penghindaran pajak. Proceeding of National Conference on Accounting & Finance, 4, 5–11. https://doi.org/10.20885/ncaf.vol4.art2
Copyright (c) 2026 Muhammad Bayu Rachmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






