Evaluasi Kinerja Seismik Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Berdasarkan Uji NDT dan Analisis Strong Column–Weak Beam Menggunakan ETABS
Main Article Content
Evaluasi kondisi struktur bangunan eksisting merupakan bagian penting dalam menjaga tingkat keamanan dan keandalan bangunan, terutama pada gedung bertingkat yang memiliki fungsi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan yang terdiri dari 8 lantai menggunakan kombinasi pengujian Non-Destructive Test (NDT) dan analisis numerik berbasis perangkat lunak ETABS. Pengujian NDT dilakukan menggunakan metode Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) dan Hammer Test untuk memperoleh estimasi mutu beton aktual pada elemen struktur balok, kolom, pelat, dan dinding geser. Data mutu beton hasil korelasi pengujian digunakan sebagai parameter material dalam pemodelan struktur. Analisis struktur dilakukan menggunakan ETABS dengan pemodelan tiga dimensi berdasarkan kondisi aktual bangunan. Evaluasi kinerja struktur meliputi respons gempa, gaya dalam elemen struktur, kapasitas elemen kolom, serta pemeriksaan konsep Strong Column Weak Beam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan data mutu beton aktual dari pengujian lapangan memberikan representasi yang lebih sesuai terhadap kondisi eksisting dibandingkan hanya menggunakan mutu beton rencana. Analisis ETABS memberikan informasi mengenai perilaku struktur terhadap kombinasi pembebanan gravitasi dan gempa, sedangkan pemeriksaan Strong Column Weak Beam digunakan untuk memastikan mekanisme keruntuhan struktur tetap sesuai prinsip desain tahan gempa.
318, A. C. I. C. (2019). Building Code Requirements for Structural Concrete (ACI 318-19) and Commentary (ACI 318R-19). American Concrete Institute.
Agency, F. E. M. (2005). Improvement of Nonlinear Static Seismic Analysis Procedures (FEMA 440). Federal Emergency Management Agency.
Bogdan, B. (2022). Concrete Compressive Strength by Means of Ultrasonic Pulse Velocity and Modulus of Elasticity. Journal of Materials and Engineering Research.
Council, I. C. (2021). International Building Code (IBC 2021). ICC.
Inc., C. and S. (2022). ETABS Integrated Building Design Software User’s Guide Version 22.6.0. Computers and Structures Inc.
Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2014). Concrete: Microstructure, Properties, and Materials (4th ed.). McGraw-Hill Education.
Nasional, B. S. (2019a). SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Badan Standardisasi Nasional.
Nasional, B. S. (2019b). SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan. Badan Standardisasi Nasional.
Nasional, B. S. (2020). SNI 1727:2020 Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Badan Standardisasi Nasional.
Neville, A. M. (2011). Properties of Concrete (5th ed.). Pearson Education Limited.
Paulay, T., & Priestley, M. J. N. (1992). Seismic Design of Reinforced Concrete and Masonry Buildings. John Wiley & Sons.
Priestley, M. J. N., Calvi, G. M., & Kowalsky, M. J. (2007). Displacement-Based Seismic Design of Structures. IUSS Press.
Sastry, V. V, & Kumar, R. P. (2018). Evaluation of Concrete Strength Using Rebound Hammer and Ultrasonic Pulse Velocity Methods. International Journal of Civil Engineering and Technology.
Wight, J. K., & MacGregor, J. G. (2012). Reinforced Concrete: Mechanics and Design (6th ed.). Pearson Education.
