Eco Filantropi dan Pranata Mangsa: Menafsir Ulang Kearifan Ekologis di Era Krisis Iklim

pranata mangsa eco-filantropi kearifan lokal adaptasi iklim ketahanan ekologi

Authors

June 22, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi Pranata Mangsa sebagai sistem pengetahuan ekologis masyarakat Jawa dalam kerangka eco-philanthropi pada era perubahan iklim. Menggunakan pendekatan systematic quantitative literature review, penelitian ini menelaah literatur lintas disiplin: antropologi budaya, ekologi tradisional, filantropi lingkungan, dan studi adaptasi iklim berbasis pengetahuan lokal. Kajian ini menemukan bahwa Pranata Mangsa beroperasi bukan sekadar sebagai kalender agraris, melainkan sebagai pranata sosial-ekologis yang mengandung etika relasional manusia–alam, prinsip moderasi konsumsi, tanggung jawab antargenerasi, serta praktik solidaritas kolektif. Literatur dan studi lapangan kontemporer termasuk penelitian mahasiswa Unsoed dan UGM mengonfirmasi bahwa Pranata Mangsa masih berfungsi sebagai strategi adaptasi dan konservasi di beberapa komunitas, meskipun terjadi penurunan transfer pengetahuan antargenerasi. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini mengusulkan model teoretis “Eco-filantropi Berbasis Kearifan Ekologis Jawa (EP–KEJ)” yang mengintegrasikan etika relasional, adaptasi berbasis pengetahuan lokal, solidaritas ekologis, serta integrasi pengetahuan tradisional–ilmiah. Kajian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Pranata Mangsa melalui program pendidikan, kebijakan filantropi, dan kolaborasi ilmiah dapat memperkaya praktik eco-filantropi dan ketahanan ekologis masyarakat di tengah tekanan perubahan iklim.