Pengaruh Digital Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Sneakers Branded Melalui Hedonisme dan Fomo Sebagai Variabel Mediasi

digital marketing keputusan pembelian hedonisme fear of missing out sneakers branded

Authors

June 24, 2026

Downloads

Perkembangan pesat platform digital, khususnya TikTok, telah mengubah perilaku konsumen di Indonesia secara fundamental, terutama dalam pembelian sneakers bermerek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian sneakers branded dengan hedonisme dan Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi. Berlandaskan teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R), penelitian ini berhipotesis bahwa stimulus digital marketing memicu respons psikologis berupa hedonisme dan FOMO yang kemudian mendorong keputusan pembelian. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan dari 200 responden pengguna aktif TikTok yang pernah membeli sneakers branded minimal sekali melalui platform tersebut menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap hedonisme (t=3,429), FOMO (t=4,411), dan keputusan pembelian (t=2,909). Hedonisme (t=2,201) dan FOMO (t=9,450) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Terkait mediasi, FOMO terbukti memediasi secara signifikan pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian (t=4,091), sedangkan hedonisme tidak terbukti sebagai mediator yang signifikan (t=1,746, p=0,081). FOMO menunjukkan effect size terbesar (f²=0,442) di antara semua variabel. Temuan ini mengonfirmasi bahwa mekanisme psikologis, khususnya FOMO, memainkan peran krusial dalam mengubah paparan digital marketing menjadi perilaku pembelian nyata pada konsumen sneakers branded di platform media sosial.