Strategi Ketahanan Perkotaan Pesisir terhadap Perubahan Iklim di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara

Authors

  • Taufik Taufik Universitas Pakuan Bogor
  • Mujio Mujio Universitas Pakuan Bogor
  • Lilis Sri Mulyawati Universitas Pakuan Bogor

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v5i6.7815

Keywords:

ketahanan perkotaan, pesisir, perubahan iklim, kerentanan, zona prioritas, Ternate

Abstract

Kota Ternate merupakan wilayah pesisir perkotaan yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim seperti banjir rob, abrasi pantai, gelombang tinggi, dan banjir kiriman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi prioritas, menganalisis tingkat kerentanan perkotaan pesisir, serta menyusun strategi ketahanan berbasis zona prioritas intervensi. Metode penelitian menggunakan analisis Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan Multi Criteria Evaluation (MCE) dan metode Boolean untuk penentuan lokasi prioritas, serta analisis kualitatif berbasis indikator Urban Community Resilience Assessment (UCRA) pada tiga tingkatan: kota, komunitas, dan individu. Data dikumpulkan melalui survey instansi, observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 20 responden di masing-masing lokasi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Dufa-Dufa (Ternate Utara), Bastiong Talangame, Toboko, dan Fitu (Ternate Selatan), serta Gamalama dan Makassar Timur (Ternate Tengah) merupakan lokasi prioritas utama dengan kerentanan tinggi. Kerentanan tidak hanya dipengaruhi faktor fisik-spasial tetapi juga aspek sosial, ekonomi, dan kapasitas individu. Strategi ketahanan disusun melalui matriks program berbasis zona prioritas (tinggi-menengah-rendah) dengan fokus pada penataan permukiman, penguatan infrastruktur layanan dasar, revitalisasi komunitas, dan peningkatan kapasitas individu. Implementasi strategi memerlukan kolaborasi lintas OPD, keterlibatan komunitas, dan pendekatan yang berkelanjutan untuk mencapai perkotaan pesisir yang tangguh terhadap perubahan iklim.

References

Adisasmita, R. (2006). Pembangunan pedesaan dan perkotaan. Graha ilmu.

Asiyah, S., Rindarjono, M.G., & Muryani, C. (2015). Analisis Perubahan Pemukiman dan Karakteristik Pemukiman Kumuh Akibat Abrasi dan Inundasi di Pesisir Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Tahun 2003-2013. Jurnal Geoeco, 1(1), 25-34.

Bandjar, R.M. (2014). Strategi, Mapping Resiko, Dan Implementasi Adaptasi Perubahan Iklim dan Pengurangan Risiko Bencana Untuk Ketahanan di Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Bimafika, 689-699.

Bennett, N.J., Villasante, S., Espinosa-Romero, M.J., Lopes, P.F.M., Selim, S.A., & Allison, E.H. (2022). Social Sustainability and Equity in the Blue Economy. One Earth, 5(9), 964-968.

Dahuri, R. (2016). Ketangguhan Pantai Indonesia Menghadapi Perubahan Iklim dan Kualitas Pelayanannya. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Gasper, R., Blohm, A., & Ruth, M. (2011). Dampak Sosial dan Ekonomi dari Perubahan Iklim terhadap Lingkungan Perkotaan. Opinion Current Sustainability, 3(3), 150-157.

Handayani, W., Rudiarto, I., Insani, T.D., Fitri, U.M., & Dewi, R.S. (2022). Ketahanan Iklim Berbasis Masyarakat: Konsep dan Implementasi. Bogor: Penerbit Akademik.

IPCC. (2013). Climate Change 2013: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Fifth Assessment Report. Cambridge: Cambridge University Press.

Khairunnisa, A., Trisutomo, S., & Ekawati, S.A. (2019). Strategi Adaptasi Terhadap Dampak Perubahan Iklim di Pesisir Kota Makassar. Jurnal Wilayah dan Kota Maritim, 7 (Special Edition), 132-139.

Malihah, L. (2022). Tantangan Dalam Upaya Mengatasi Dampak Perubahan Iklim dan Mendukung Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 17(2), 219-232.

Mujio., Nurisjah, S., Nailufar, B., Aderina, L., Siddiq, D., Rusdiana, W., & Setiyaningsih, Y. (2024). Analisis Ketahanan Perkotaan terhadap Perubahan Iklim Studi Kasus di Perkotaan Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Journal of Urban Development, 1(1), 1-12.

Pelu, F. (2024). Dampak Perubahan Iklim Global Terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Maluku. Jurnal Akademik Ekonomi dan Manajemen, 1(4), 635-643.

Setiadi, R., & Wulandari, F. (2016). Memadukan Strategi, Mewujudkan Ketahanan: Sebuah Pembelajaran dari Pengembangan Strategi Ketahanan Kota di Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 4(2), 95-105.

Sitadevi, L. (2016). Membangun Ketahanan Kota terhadap Dampak Perubahan Iklim: Studi Kasus Kota Bandar Lampung. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 27(3), 190-207.

UN-Habitat. (2011). Cities and Climate Change: Global Report on Human Settlements. Nairobi: UN-Habitat.

Downloads

Published

2026-06-10