Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Dinamika Belanja Pemerintah Provinsi di Indonesia : Analisis Panel Dinamis GMM

Main Article Content

M. Sabeth Abilawa
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Saharuddin Didu
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Siti Rahma
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Belanja daerah merupakan salah satu instrumen utama yang digunakan pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, realitas menunjukkan bahwa alokasi belanja di berbagai provinsi di Indonesia masih belum optimal dan belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan pembangunan wilayahnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor apa saja yang memengaruhi besarnya belanja daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, laju pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian dilakukan pada 34 provinsi di Indonesia selama periode 2017 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan data panel dinamis dengan model Generalized Method of Moment (GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan laju pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sementara itu, indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja daerah.


Keywords: Belanja Daerah, PAD, Dana Perimbangan, Indonesia, GMM
Alesina, A., & Perotti, R. (1997). Fiscal adjustments in OECD countries: composition and macroeconomic effects. Staff Papers, 44(2), 210–248.
Arellano, M., & Bond, S. (1991). Some Tests of Specification for Panel Carlo Application to Data?: Evidence and an Employment Equations. 58(2), 277–297.
Arioyuda, F., & Sbm, N. (2020). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Alokasi Belanja Daerah di Kab/Kota Provinsi Jawa tengah (Studi Kasus Tahun 2013-2017). Diponegoro Journal of Economics, 9(1), 132–141. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/dje
Becker, G. S. (1993). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education (Third Edit). The University of Chicago Press.
Dahliah. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah , Jumlah Penduduk Dan Dana Alokasi Umum Terhadap Belanja Daerah. 5(2), 2750–2761.
Devita, A., Delis, A., & Junaidi, J. (2014). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Jumlah Penduduk terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 2(2), 63–70. https://doi.org/10.22437/ppd.v2i2.2255
Harjiyanti, N. (2015). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum Dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Daerah D.I. Yogyakarta. Ekonomi, 1–9.
Haslinda, & Arapi, R. (2024). Analisis konvergensi pertumbuhan ekonomi di provinsi papua tengah. VIII(2), 111–133.
Irwan, Mursalim, & Nurwanah. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Moderating (Studi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Sulawesi Selatan). Journal of Accounting & Finance (JAF), 3(1), 58–74.
Isik, A., Golit, P. D., & Iorember, P. T. (2023). Unconditional federal transfers and state government spending?: The flypaper effect in Nigeria and South Africa. November. https://doi.org/10.61351/mf.v1i1.46
Januarti, R., Wulandari, S., Prasasti, S., Yanto, F., & Anwar, S. (2022). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Jumlah Penduduk terhadap Belanja Dearah Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah. 3(1), 1–13.
Juanda, B. (2021). Model Data Panel Dinamis. Pengolahan Data Panel Dengan STATA Model Data Panel Dinamis, 3(2), 69–88. http://www.finansialbisnis.com/Data2/Riset/Model Data Panel.pdf
Kusumaningrum, E. B., & Sugiyanto, H. (2021). Pengaruh Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah, Pertumbuhan Ekonomi, Fiscal Stress, Dan Kepadatan Penduduk Terhadap Alokasi Belanja Modal pada Provnsi Kalimantan Utara. Ekonomi Bisnis, 27(2), 630–643. https://doi.org/10.33592/jeb.v27i2.1815
Liando, I. I., & Hermanto, S. B. (2017). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Belanja Daerah Pada Kabupaten / Kota Jawa Timur. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 6(6), 1–22.
Lubis, S. O., & Nasution, D. A. D. (2024). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Kajian Ekonomi Dan Akuntansi Terapan, 1(3), 220–239.
Malau, Y. N., Ginting, A. B., Paskah, A., Sitepu, A. P. R. B., Munthe, B. E. B., & Bukit, N. (2023). Pengaruh PAD, Dana Perimbangan, Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk, dan PDRB terhadap Belanja Daerah Provinsi Jambi. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 7(2), 1397–1402. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v7i2.1087
Marbun, S., Putri Manalu, E., & Nelsari Malau, Y. (2022). Pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dana perimbangan, SiLPA terhadap alokasi belanja daerah pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2017-2019. Jurnal Paradigma Ekonomika, 17(1), 19–30. https://doi.org/10.22437/jpe.v17i1.14370
Mianto, A. P. (2019). Pengaruh Flypaper Effect DAU, PAD, SILPA terhadap Belanja Daerah Kabupaten atau Kota di Jawa Timur. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi.
Nabilah, D., & Setiawan. (2016). Pemodelan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menggunakan Data Panel Dinamis dengan Pendekatan Generalized Method of Moment Arellano-Bond. Jurnal Sains Dan Seni Its, 5(2), 2337–3520.
Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. Harcourt Brace Jovanovich.
Panjaitan, R. Y. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belanja Daerah pada Pemerintah Kota Tebing Tinggi. 7(1), 65–74.
Pesik, A. Y., & Sulistyowati, E. (2022). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, dan Dana Alokasi umum Terhadap Belanja Modal Pada Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 11(10), 1–20.
Purnamawati, A., & Making, L. S. K. (2021). Analisis Flypaper Effect Pada Belanja Modal Kabupaten / Kota Di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ). Jurnal Manajemen Dan Perbankan, 8(22), 51–65.
Ramadhan, P. R., Umiyati, E., & Achmad, E. (2021). Analisis belanja daerah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Bungo. 10(2), 135–145.
Retno, N. D., & Widiatmoko, J. (2019). PAD, DAU, DAK, DBH, Luas Wilayah Terhadap Belanja Modal Dan Dampaknya Pada Pertumbuhan Ekonomi (Studi Pada Provinsi/Wilayah Sumatera, Jawa, Dan Bali Tahun 2012-2017). Dinamika Akuntansi, Keuangan Dan Perbankan, 8(1), 23–35.
Sasana, H. (2011). Analisis determinan belanja daerah di kabupaten/kota provinsi jawa barat dalam era otonomi dan desentralisasi fiskal. 18(1), 46–58.
Sukirno, S. (2006). Makroekonomi: Teori Pengantar (Edisi Keti). PT. Raja Grafindo Persada.
Sulistyowati, N., Sinaga, B. M., & Novindra. (2017). Impacts of Government and Household Expenditure on Human Development Index. Journal of Economics and Policy, 10(2), 412–428. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.15294/jejak.v10i2.11305
Taher, S., & Tuasela, A. (2019). Analisis Pengaruh Belanja Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Mimika. JURNAL KRITIS (Kebijakan, Riset, Dan Inovasi), 3(2), 40–58. http://ejournal.stiejb.ac.id/index.php/jurnal-kritis/article/view/80
Utami, N. P. M., Sumarjaya, I. W., & Srinadi, I. G. A. M. (2019). Memodelkan Rasio Ketersediaan Beras Menggunakan Regresi Data Panel Dinamis. 8(3), 199–203.
Utami, S., & Iskandar, D. D. (2020). Flypaper Effect terhadap Determinan Belanja Daerah dan determinan Pendapatan Asli Daerah pada 34 Provinsi di Indonesia Tahun 2013-2018 (Two Stage Least Square). 3(3), 202–218.
Zulaihah, S., & Andayani. (2019). Pengaruh Pendapatan Daerah dan Luas Wilayah terhadap Belanja Modal. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 8(12), 1–18.