Pengaruh Penambahan Filler Fly Ash PLTU Holtekamp dan Filler Karang Koya terhadap Campuran Aspal Panas Lataston (HRS-WC)

lataston (HRS-WC) fly ash PLTU karang

Authors

June 3, 2026

Downloads

Kinerja campuran aspal panas jenis Lataston (Hot Rolled Sheet Wearing Course/HRS-WC) sangat dipengaruhi oleh jenis dan proporsi bahan pengisi (filler) yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan filler Fly Ash PLTU Holtekamp dan filler karang koya terhadap karakteristik Marshall campuran aspal panas HRS-WC, dengan variasi kadar filler sebesar 3%, 3,5%, 4%, 4,5%, dan 5% terhadap berat total campuran. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan bahan utama agregat kasar, agregat halus, aspal penetrasi 60/70, serta dua jenis filler yaitu fly ash PLTU Holtekamp dan Karang Koya. Pengujian dilakukan berdasarkan prosedur Marshall Test untuk memperoleh nilai stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), serta parameter volumetrik seperti Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan filler Fly Ash dan filler karang berpengaruh terhadap kinerja campuran HRS-WC untuk beberapa variasi penggabungan filler dengan varian nilai kadar aspal optimum 7.75% dan 8.00% serta varian kadar aspal efektif diantara 6.28%-6.53%. Pada penggunaan filler fly ash dengan varian kadar 3% dan 3.5% dan penggunaan filler karang varian kadar 3% dan 3.5% serta penggunaan kombinasi/gabungan filler fly ash dan karang dengan varian kadar 3%, 3.5%, 4% dan 4.5% menunjukan nilai yang memenuhi parameter Spesifikasi Bina Marga 2018 dan dapat digunakan sebagai komposisi bahan campuran HRS-WC. Kesimpulannya adalah bahan fly ash PLTU Holtekamp dan bahan Karang Koya pada beberapa variasi kadar filler dapat digunakan sebagai alternatif filler dalam campuran HRS-WC.