Representasi Pria Maskulinitas Hibrida dalam Video Iklan Tamburins X Felix
Downloads
Fenomena Korean Wave (Hallyu) telah melahirkan model maskulinitas baru yang memadukan elemen feminin dan maskulin secara bersamaan, dikenal sebagai maskulinitas hibrida. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan representasi maskulinitas hibrida dalam video iklan Tamburins X Felix bertajuk "Sunshine", yang menampilkan Felix dari grup K-pop Stray Kids sebagai brand ambassador menggunakan teori representasi John Fiske. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretatif dan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui dokumentasi video iklan di YouTube serta literatur akademik sebagai data sekunder. Analisis dilakukan melalui konsep The Codes of Television pada tiga level: level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menemukan bahwa video iklan tersebut merepresentasikan maskulinitas hibrida melalui dua kategori yang saling melengkapi. Sisi feminin tampak melalui penampilan kkonminam Felix, perilaku perawatan diri, dan estetika visual yang lembut yang secara ideologis menantang norma maskulinitas tradisional. Sisi maskulin direpresentasikan melalui simbol-simbol ksatria seperti headpiece chainmail, ekspresi intens, dan aksi heroik dalam animasi 3D yang dikonstruksi sebagai kekuatan estetis bukan dominasi agresif. Kedua sisi ini hadir secara kohesif dalam satu persona Felix membentuk representasi localized global/regional masculinity yang dinamis, inklusif, dan melampaui batas gender konvensional.
Abror, M., & Afrianti, H. D. (2025). Representasi perempuan dalam lirik lagu Sal Priadi: Antara reproduksi dan tantangan terhadap norma gender dalam budaya patriarki Indonesia. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(1), 326–347.
Cooper, K., Russell, A., Mandy, W., & Butler, C. (2020). The phenomenology of gender dysphoria in adults: A systematic review and meta-synthesis. Clinical Psychology Review, 80, 101875. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2020.101875
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dinata, B. (2025). Tubuh, gender, dan agensi: Kajian antropologi visual tentang representasi perempuan di media sosial. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin, 1(1), 57–71.
Hypebeast. (2024). Tamburins unveils new perfume campaign featuring Stray Kids' Felix. https://hypebeast.com/2024/5/tamburins-perfume-felix-stray-kids-campaign-imagery
Kamisya, A. N., & Setiawan, R. (2024). Konstruksi identitas gender pada remaja pengguna media sosial Twitter. Edu Sociata (Jurnal Pendidikan Sosiologi), 7(1), 162–173.
Kim, M., & Lopez, A. (2023). The deployment of gender for masculine balance: Analyzing multi-platform K-pop performances. Feminist Media Studies, 23(5), 1978–1994.
L'Officiel Singapore. (2024). Tamburins unveils its new perfume collection with Stray Kids' Felix. https://www.lofficielsingapore.com/beauty/tamburins-unveils-new-perfume-collection-stray-kids-felix
Mitrin, A., & Putra, N. D. D. (2024). Representasi gender dalam iklan global: Studi perbandingan norma budaya dan praktik media. Sagara Komunika, 1(1), 7–12.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.
Qoni’ah, N., Rasdawita, R., & Bambang, S. E. M. (2025). The analysis of language implications of beverage product advertising on YouTube channel. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 15(3), 348–358.
Qosyasih, N. N. S., Amirullah, A., & Sari, Z. (2023). Hegemoni maskulinitas: Konstruksi gender pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 479–490.
Ramadhan, T. F. (2025). Representasi maskulinitas dalam produk kecantikan (Analisis semiotika iklan YouTube Mens Biore “Cerah Itu Mudah” versi Dustin Tiffani).
Reskiwardina, A., Unde, A. A., & Sonni, A. F. (2024). Hybrid masculinity dalam music video: Analisis semiotika John Fiske pada music video Enhypen “Sacrifice (Eat Me Up)”.
Rosyidah, F. N., & Nurwati, N. (2019). Gender dan stereotipe: Konstruksi realitas dalam media sosial Instagram. Share: Social Work Journal, 9(1), 10–19.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syafikarani, A. (2021). Pergeseran makna maskulin dalam budaya populer (Studi kasus kajian semiotika iklan VT x BTS “Time to Shine”).
Vogue Business. (2024). The K-pop power: How Felix Lee and Stray Kids are dominating luxury fashion.
Wahyuni, A. I. (2024). Konstruksi sosial identitas gender dalam masyarakat: Studi kasus pengaruh media sosial terhadap perspektif gender di kalangan remaja. Journal of Community Development, 3(3), 38–44.
Yusanta, D. A. (2019). Fluiditas maskulinitas dan feminitas dalam boyband K-Pop sebagai produk industri budaya. Kafaah: Journal of Gender Studies, 9(2), 205–212.
Copyright (c) 2026 Achmad Fahrezi, Artyasto Jastisidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






