Representasi Perjuangan Seorang Ibu dalam Film Nowhere Karya Albert Pinto
Downloads
Representasi perjuangan seorang ibu dalam film Nowhere karya Albert Pinto dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokus kajian diarahkan pada tiga lapisan makna tanda, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, untuk mengungkap bagaimana film membangun konstruksi ideologis mengenai keibuan. Film ini menampilkan tokoh Mia, seorang ibu yang harus bertahan hidup dalam kondisi ekstrem ketika terjebak di dalam kontainer di lautan, sekaligus melahirkan dan merawat bayinya seorang diri. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanda-tanda visual, simbolik, dan naratif dalam film tidak hanya merepresentasikan perjuangan fisik dan emosional seorang ibu, tetapi juga menegaskan mitos budaya tentang keibuan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tekanan sosial, emosional, dan eksistensial. Pada level denotasi, film menampilkan realitas perjuangan ibu secara literal melalui adegan keterasingan, rasa lapar, dan ancaman badai. Pada level konotasi, tanda-tanda tersebut mengandung makna emosional berupa keteguhan hati, kasih sayang, dan pengorbanan tanpa batas. Pada level mitos, film mengonstruksi ideologi bahwa ibu merupakan figur yang tangguh, rasional, dan berdaya, serta mampu melampaui keterbatasan fisik maupun sosial. Kajian ini memberikan kontribusi pada studi komunikasi dan film dengan memperkaya pemahaman tentang bagaimana media membentuk representasi perempuan, khususnya dalam konteks keibuan ekstrem. Selain itu, pembahasan ini juga relevan dengan isu global mengenai migrasi, krisis kemanusiaan, dan ketidakadilan struktural terhadap perempuan. Dengan demikian, Nowhere tidak hanya hadir sebagai teks sinematik, tetapi juga sebagai ruang refleksi sosial tentang makna universal perjuangan seorang ibu.
Ayawaila, G. R., & Wardhana, V. S. (2008). Dokumenter: Dari ide sampai produksi.
Anaqunni Vanka. (2022). Representasi ibu sebagai single parent dalam film Yang Tak Tergantikan (analisis semiotika Roland Barthes) (Skripsi). Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Barthes, R. (1972). Mythologies. Hill and Wang.
Beasley, C., & Bacchi, C. (2000). Citizen bodies: Embodying citizens–a feminist analysis. International Feminist Journal of Politics, 2(3), 337–358. https://doi.org/10.1080/14616740050201931
Cooper, V. (2011). Book Review: G Burton, Media and Society: Critical Perspectives, Open University Press, Maidenhead, 2010,£ 26.99 Pb, ISBN 978-0-335-22723-5. Youth Justice, 11(2), 191-192. https://doi.org/10.1177/1473225411406385
Cangara, H. (2019). Pengantar Ilmu Komunikasi Edisi Keempat. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Chandler, D. (2022). Semiotics: The basics (4th ed.). Routledge.
Damayanti, M. F. (2023). Representasi Peran Ibu Dalam Film Ali Dan Ratu-Ratu Queens (Bachelor's thesis, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2009). Handbook of qualitative research. Sage Publications.
Effendy, O. U. (2009). Ilmu komunikasi: Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya
Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. LKiS Yogyakarta.
Febriyanti, V., & Botifar, M. (2024). Analisis strukturslis semiotik Roland Barthes novel Ayah karya Andrea Hirata. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 125–130. https://doi.org/10.30599/spbs.v6i2.3837
Geraghty, C. (2021). Casting for the public good: BAME casting in British film and television in the 2010s. Adaptation, 14(2), 168-186. https://doi.org/10.1093/adaptation/apaa004
Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing paradigms in qualitative research. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of qualitative research (pp. 105-117). Sage Publications.
Hanretty, K. P., Santoso, B. I., & Muliawan, E. (2014). Ilustrasi obstetri = Obstetric illustrated (Edisi Bahasa Indonesia ke-7). Churchill Livingstone Elsevier.
Haryati. (2021). Membaca Film (Memaknai Representasi Etos Kerja dari Film Melalui Analisis Semiotika). Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani Yogyakarta.
Jenner, M. (2016). Is this TVIV? On Netflix, TVIII and binge-watching. New media & society, 18(2), 257-273. https://doi.org/10.1177/1461444814541523
Kevinia, C., Aulia, S., & Astari, T. (2022). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 38-43.
Kurnia, N., & Hidayatullah , M. T. . (2024). Ibu(isme) dan Film Orde Baru: Representasi Ibu dalam film Jangan Menangis Mama . Jurnal Komunikasi, 18(2), 207–228.
https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol18.iss2.art6
(Khusus kurniasari 2020)
Manuaba, I. B. G. (2010). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan KB. EGC
McQuail, D. (2020). McQuail's mass communication theory (7th ed.). Sage Publications.
Megawangi, R. (1999). Membiarkan berbeda? Sudut pandang baru tentang relasi gender. Mizan.
Metz, C. (2021). Film language: A semiotics of the cinema (Revised ed.). University of Chicago Press.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Monaco, J. (2022). How to read a film: Movies, media, and beyond (5th ed.). Oxford University Press.
Morrisan. (2013). Teori komunikasi: Individu hingga massa. Kencana.
Nabila, S. A. (2024). REPRESENTASI PERAN IBU DALAM FILM “MOHON DOA RESTU”. Universitas Bina Sarana Informatika.
Pelawi, A. B., Aulia, H., Nehemia, D. K. S., Riva, A., & Reynaldi, H. (2025). Mengungkap Mitos Budaya: Guro-Guro Aron Imka di Unimed 2025 Melalui Lensa Semiotika Roland Barthes. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora. 1(4). https://teewanjournal.com/
Prakosa, G. (2008). Film pinggiran: Antologi film pendek, film eksperimental, dan film dokumenter. Yayasan Seni Cemeti dan Indonesian Media Arts Festival.
Pratista, H. (2008). Memahami film. Homerian Pustaka
Putri, D. A. R. (2021). Representasi Perjuangan Ibu Single Parent Tentang Tanggung Jawab Terhadap Anak Dalam Film Banyu (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).
Radila, S., & Shasrini, T. (2024). Representasi perjuangan seorang ibu immigrant dalam film Mrs. Chatterjee vs Norway. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(1), 156-165. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i1.753
Romli, A. S. M. (2016). Jurnalistik online: Panduan mengelola media online. Nuansa Cendekia.
Septiani, N. (2024). Representasi makna ibu dalam film Air Mata di Ujung Sajadah (Analisis semiotik Roland Barthes) [Skripsi sarjana, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto]. Repository UIN Saizu. https://repository.uinsaizu.ac.id/27231/
Shafinas, C. A., Santoso, H., Saleh, A., & Pranata, R. T. H. (2024). Representasi budaya Sulang-Sulang Pahompu dalam film Ngeri-Ngeri Sedap (analisis semiotika John Fiske). Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4(3). https://doi.org/10.53866/jimi.v4i3.618
Smith, T. J. (2021). The attentive spectator: Cognitive film theory and the spectato’s experience. In M. Nannicelli & P. Taberham (Eds.), Cognitive media theory (pp 125-143). Routledge
Stam, R., Burgoyne, R., & Flitterman-Lewis, S. (2020). New vocabularies in film semiotic: Structuralism, post-structuralism and beyond (2nd ed). Routledge
Tobing, B. E. S. L., Butar Butar, M. H., Hutapea, A. S., & Harahap, R. (2025). Analysis of the form of male gaze in the short story I lied to mother by A. Fatimah Hardianti. EDU-KATA: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 11(1), 58-66. http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/kata
Vera, N. (2014). Semiotika dalam riset komunikasi. Ghalia Indonesia.
Wibowo, I. S. W. (2013). Semiotika komunikasi: Aplikasi praktis bagi penelitian dan skripsi komunikasi (Edisi Revisi). Mitra Wacana Media.
Zahra, M., Ramadhan, N. H., Al Farisi, R. S., & Ardiyanto, E. (2024). Representasi peran ibu dalam film Ngeri-Ngeri Sedap: Analisis semiotika Roland Barthes. Jurnal Konvergensi: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 5(2), 155-167. https://doi.org/10.24853/konvergensi.5.2.155-167
Copyright (c) 2026 Adhisca Wini Sabina, Rocky Prasetyo Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






