Normalisasi Kompensasi Jasa Kuli Bongkar: Fenomena Culture Lag dan Strategi Adaptasi Masyarakat Agraris dalam Transisi Menuju Masyarakat Industri
Downloads
Pembangunan industri di Indonesia sejak era Orde Baru melalui Program Pembangunan Lima Tahun (PELITA) telah mendorong transformasi struktural perekonomian nasional, dengan Provinsi Jawa Barat sebagai pusat gravitasi sektor manufaktur. Kedekatan geografis dengan Jakarta menjadikan Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bekasi, mengalami pertumbuhan industri yang sangat pesat, ditandai dengan berkembangnya koridor industri besar, termasuk Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC). Perkembangan ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun secara simultan memicu pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor agraris ke sektor industri dan jasa, serta menimbulkan dinamika sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pergeseran mata pencaharian masyarakat desa dan perubahan peran lembaga adat/lokal dalam merespons industrialisasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Desa Pasir Ranji dan Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong perubahan struktur sosial-ekonomi, melemahkan fungsi tradisional lembaga lokal, serta memunculkan potensi konflik sosial akibat tekanan ekonomi dan keterbatasan adaptasi masyarakat agraris. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan industri yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
Amalia, D. R., Alfitri, & Yunindyawati. (2020). Solidaritas di antara pengrajin songket: Suatu tinjauan terhadap teori solidaritas Emile Durkheim di Desa Muara Penimbung, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Empirika, 5, 59–68. https://doi.org/10.47753/je.v5i1.90
Handayanu, D. (2032). Analisis konflik lahan antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang di Desa Tanjung Pucuk Jambi. Universitas Jambi.
Kamaruddin, S. A. (2024). Dampak pembangunan industri di pedesaan. AKSIOLOGI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5, 362–375. https://doi.org/10.47134/aksiologi.v5i2.2831
Kartika Sari, A. (2023). Perubahan sosial masyarakat Desa Raya Kabupaten Simalungun. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.62238/jupsi.v1i1.95
Manullang, S. O., et al. (2024). Sustainable rural development in the era of industrial expansion. Journal of Sustainable Development Studies, 15(2), 101–115.
Mulyadi, M. (2015). Perubahan sosial masyarakat agraris ke masyarakat industri dalam pembangunan masyarakat di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jurnal Bina Praja, 7(4), 311–321. https://doi.org/10.21787/JBP.07.2015.311-321
Murni Widayanti, Firdaus, M., & Anisa, Y. (2024). Strategi komunikasi organisasi kemasyarakatan (ORMAS) dalam mengelola konflik internal. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(3), 308.
Nain, U., Faisal, M., Amin, N. I., & Nahruddin, Z. (2025). The impact of modernization on social change in rural communities in South Sulawesi, Indonesia. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 10(2), 611–619. https://doi.org/10.64753/jcasc.v10i2.1657
Novar, S. S., Elfemi, N., & Akbar, W. K. (2021). Dampak industrialisasi pedesaan dalam ketahanan sosial masyarakat Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 6017–6023. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.1902
Nurdin, A., Sartika, N. S., Dasmaran, V., & Nurbani, S. (2025). Preman politik dan pasar: Ancaman keamanan terhadap iklim investasi Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 6(2), 354–369. https://doi.org/10.29103/jspm.v6i2.21933
Priyono, D. P., & Nilamsari, W. (2021). Penyalahgunaan hak dan wewenang organisasi masyarakat di Kelurahan Kedaung, Tangerang Selatan, Banten. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(2), 253–269. https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3181
Qushoy, L. N., Murniati, N., & Marzan, J. (2022). Determinan pertumbuhan sektor industri Jawa Barat (Studi pada 10 kabupaten/kota). Jurnal Riset Ilmu Ekonomi, 2(2), 89–96. https://doi.org/10.23969/jrie.v2i2.31
Simanullang, Y. S., Butar Butar, J. A., Simanjuntak, M., Pakpahan, D. br., Hutasoit, S. M., & Purnamasari, I. (2024). Dinamika perubahan sosial dalam masyarakat agraris. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1, 4108–4117. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Surya, A. Y. A., & Arsal, T. (2024). Transformasi masyarakat agraris ke industri (Studi sosiologis pada petani di Dusun Ngadiwongso, Desa Kabunan, Kecamatan Sukorejo). Jurnal DinamikA, 5(2), 105–123. https://doi.org/10.18326/dinamika.v5i2.105-123
Titi, S., Fahrian, Y., & Agustian, S. (2025). Pertanggungjawaban pidana dalam praktik premanisme dengan modus ormas dalam tindak pidana pemerasan menurut Pasal 368 KUHP. Jurnal Hukum Sehasen, 11(2), 385–388. https://doi.org/10.37676/jhs.v11i2.9508
Utomo, A. W. (2018). Transisi agraris ke industri (Studi sosiologis perubahan sosial: Transisi masyarakat agraris ke industri di Dusun Timang, Desa Wonokerto, Kabupaten Wonogiri). Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 7(2), 205–230.
Wathoni, S. (2023). Transformasi sosial di pedesaan: Dampak industrialisasi terhadap kehidupan masyarakat lokal. Al Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 3, 174–183. https://doi.org/10.37680/almikraj.v3i2.4648
Copyright (c) 2026 Yordhi Rachmatdian, Tri Widyanto, Andhre Filsen N, Ovalia Ovalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






