Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada CV Anugerah Jaya Menggunakan Metode Ward & Peppard
Downloads
Penelitian ini bertujuan merumuskan Perencanaan Strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) yang selaras dengan strategi bisnis CV Anugerah Jaya, sebuah perusahaan distribusi bahan bakery. Masalah utama terletak pada implementasi SI/TI yang parsial dan tidak terintegrasi, menyebabkan inefisiensi operasional, seperti verifikasi stok manual dan kesulitan signifikan dalam pengelolaan piutang dari 600 pelanggan aktif dengan Terms of Payment (TOP) 1 bulan. Metodologi Ward dan Peppard digunakan dalam penelitian ini, didukung oleh serangkaian alat analisis komplementer (MOST, PEST, SWOT, Value Chain, CSF, dan McFarlan Strategic Grid). Hasilnya adalah dokumen blueprint strategis komprehensif yang mencakup Strategi Bisnis SI, Strategi TI, dan Strategi Manajemen SI/TI. Keluaran utamanya berupa Portofolio Aplikasi Masa Depan, yakni Sistem Manajemen Inventori Real-Time dan Modul Manajemen Piutang Otomatis, yang esensial untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko finansial, dan memperkuat daya saing jangka panjang perusahaan.
Copyright (c) 2026 Eric Jonathan, Mulyati Mulyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





