Perbandingan Ketebalan Tunika Intima-Media Arteri Karotis Pada Remaja Dengan Berat Badan Normal dan Berat Badan Berlebih
Downloads
Latar Belakang dan Tujuan: Ketebalan tunika intima media arteri karotis (CIMT) merupakan indikator awal aterosklerosis yang dapat dinilai secara noninvasif melalui ultrasonografi. Peningkatan CIMT telah dikaitkan dengan berbagai faktor risiko kardiovaskular, termasuk berat badan berlebih. Namun, penelitian mengenai perbedaan CIMT pada kelompok usia muda masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketebalan tunika intima media arteri karotis pada remaja dengan berat badan normal dan berat badan berlebih di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 75 mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2024 yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sampel terdiri dari 14 laki-laki (18,7%) dan 61 perempuan (81,3%) dengan rentang usia 17–21 tahun (rerata 18,91 ± 1,04 tahun). Pengukuran berat badan dilakukan menggunakan timbangan digital dan tinggi badan menggunakan microtoise, sedangkan ketebalan CIMT diukur dengan USG Doppler CBC D60. Data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov–Smirnov dan Mann–Whitney U. Hasil: Rata-rata CIMT kelompok berat badan normal adalah 0,43 ± 0,08 mm, sedangkan kelompok berat badan berlebih 0,53 ± 0,15 mm. Uji Mann–Whitney menunjukkan p = 0,000, menandakan perbedaan bermakna. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan ketebalan CIMT antara remaja dengan berat badan normal dan berlebih. Berat badan berlebih dikaitkan dengan peningkatan CIMT sebagai indikator awal proses aterosklerosis
Copyright (c) 2026 Allyscia A. S. Mongkareng, Hedison Polii, Erwin A. Pangkahila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






