Penguatan Desa Sebagai Garda Terdepan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)
Downloads
Indonesia menghadapi tantangan serius penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang kian meluas ke wilayah pedesaan. Policy paper ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di tingkat desa serta merumuskan strategi integratif untuk pengarusutamaannya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, telaah regulasi, dan analisis data sekunder dari BNN, UNODC, serta Kemendesa PDTT. Analisis diperkuat dengan Problem Tree Analysis dan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk menentukan prioritas masalah. Hasil analisis mengidentifikasi tiga persoalan utama: (1) regulasi dan koordinasi yang belum terpadu, (2) kapasitas aparatur desa yang terbatas, dan (3) rendahnya pemanfaatan dana desa untuk P4GN---hanya 1,92% desa yang mengalokasikannya pada tahun 2024. Kondisi ini menyebabkan desa belum berfungsi optimal sebagai garda terdepan pencegahan narkoba berbasis komunitas. Disimpulkan bahwa efektivitas P4GN di desa memerlukan kebijakan yang operasional, kolaboratif, dan berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor. Penguatan tata kelola desa, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi sumber daya menjadi kunci transformasi desa dari wilayah rentan menjadi benteng ketahanan masyarakat terhadap narkotika.
Akbar, A., Huda, M., & Juwita, J. (2024). Peran polisi dalam penanggulangan peredaran narkotika melalui jalur perairan: Upaya pre-emptif, preventif, dan represif. POSTULAT, 2(1). https://doi.org/10.37010/postulat.v2i1.1461
[ANTARA News]. (2025). Desa Situsari raih penghargaan BNN RI. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/2025/desa-situsari-raih-penghargaan-bnn-ri
Canton, H. (2021). United Nations Office on Drugs and Crime—UNODC. In The Europa Directory of International Organizations 2021. https://doi.org/10.4324/9781003179900-33
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Darmawan, A. D. D., Ruslan, A., & Mussakir. (2021). Politik hukum pengaturan tindak pidana peredaran narkotika berdasarkan hukum Indonesia. Hermeneutika, 5(2).
Dye, T. R. (2013). Understanding public policy (14th ed.). Pearson.
Fadillah, R. S. (2015). Upaya UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) dalam menanggulangi permasalahan narkoba di Indonesia. Jom Fisip, 2(2).
Hazziah, S., Wahyudin, Y. A., & Sood, M. (2022). Peran Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan ASEAN Senior Officials on Drugs Matters (ASOD) dalam menangani kejahatan narkoba di Indonesia tahun 2018–2021. Indonesian Journal of Global Discourse, 4(2). https://doi.org/10.29303/ijgd.v4i2.40
Ibrahim, D. A. F., & Margianti, E. (2023). Hubungan peran orang tua dengan angka kejadian penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja: Literature review. Ahmar Metastasis Health Journal, 2(4). https://doi.org/10.53770/amhj.v2i4.167
Johari, J., Husni, H., Subaidi, J., & Khairunisa, C. (2023). Penyuluhan penyalahgunaan narkoba terhadap pelajar di Sawang, Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia, 3(1).
Khairunisa, K., & Ravena, D. (2021). Analisis hambatan pelaksanaan eksekusi pidana mati pada pelaku tindak pidana peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan dihubungkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 107/PUU-XIII/2015. Jurnal Riset Ilmu Hukum, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.29313/jrih.v1i1.59
Lolok, N., & Yuliastri, W. O. (2020). Efektivitas program P4GN terhadap pencegahan penyalahgunaan napza di SMP Negeri 10 Kota Kendari. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.35311/jmpm.v1i1.8
Merz, F. (2018). United Nations Office on Drugs and Crime: World Drug Report 2017. SIRIUS – Zeitschrift Für Strategische Analysen, 2(1). https://doi.org/10.1515/sirius-2018-0016
Midgley, J. (1995). Social development: The developmental perspective in social welfare. Sage Publications.
Nanik Latifah, M. M. (2020). Efektivitas program pencegahan penanganan penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN) oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah. Journal of Management & Public Policy, 9(1).
Onianwa, O. I. (2024). The roles of the United Nations Office on Drug and Crime. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4887904
Putri, R. Z., & Manik, Y. M. (2023). Pentingnya pendidikan narkoba di kalangan remaja. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(01). https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2381
Riska, N., Sugandi, & Dristiana, K. (2017). Peran humas Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur dalam menjalankan program P4GN. Ilmu Komunikasi, 7(2).
Sholihah, Q. (2015). Efektivitas program P4GN terhadap pencegahan penyalahgunaan napza. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2). https://doi.org/10.15294/kemas.v10i2.3376
Syifa Kinanthi Puji Utami, & Rahmi Fitriyanti. (2023). Dinamika kerjasama Indonesia dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada kasus narkoba dalam perspektif liberalisme institusionalis. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(5).
Copyright (c) 2025 Aris sujarwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






