Variasi Penyakit Kulit pada Pasien Diabetes Melitus di RS Royal Prima Medan Tahun 2022-2024
Downloads
Amputasi dan morbiditas yang signifikan dapat terjadi akibat ulkus diabetikum, salah satu konsekuensi jangka panjang diabetes melitus yang paling umum. Meskipun penelitian telah memperlihatkan hasil yang bertentangan tentang hubungan antara usia dan masalah ini, diyakini bahwa kadar glukosa darah dan usia keduanya memiliki peran. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari kadar glukosa darah pasien di RS Royal Prima Medan antara tahun 2022 dan 2024, riset ini bertujuan untuk menentukan prevalensi ulkus diabetikum sebagai fungsi usia dan berbagai jenis masalah kulit yang mungkin berkembang pada pengidap DM. Tujuan dari riset ini adalah untuk menentukan apakah ada korelasi antara usia dan prevalensi ulkus diabetikum pada penderita diabetes tipe 2 yang diukur dengan kadar glukosa darah. Riset ini menggunakan strategi penelitian analitik potong lintang. Pasien dengan diabetes yang dievaluasi untuk keberadaan ulkus diabetikum dan yang kadar glukosa darahnya diukur berpartisipasi dalam proses pengumpulan data. Kami menggunakan uji Chi-Square, yang membutuhkan ambang batas signifikansi p < 0,05, untuk memeriksa korelasi antara variabel. Dari 58 orang yang mengikuti survei, 36,9% berusia diantara 61 dan 80 tahun dan 46,6% berusia diantara 41 dan 60 tahun. Pasien dengan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol lebih mungkin mengembangkan ulkus diabetik, dan ini terutama berlaku pada kategori usia 41–60 dan 61–80. Uji Chi-Square tidak menemukan korelasi yang signifikan secara statistik antara usia dan prevalensi ulkus diabetik (p > 0,05). Akhirnya, ketika melihat terjadinya ulkus diabetik berdasarkan kadar glukosa darah, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dan diabetes. Di sisi lain, mereka yang berada dalam kelompok usia paruh baya dan lebih tua yang kadar glukosa darahnya tidak terkontrol lebih mungkin mengembangkan ulkus. Untuk menghindari ulkus diabetik, sangat penting untuk menjaga kadar glukosa darah tetap terkendali secara optimal.
Amalia, N. P., Alparisi, B. D., Dimas, R., & Anggraini, D. (2024). Peranan Mikrobiota Usus Manusia Golongan Bakteri Asam Laktat Sebagai Sumber Produksi Potensial dalam Manajemen Terapi Diabetes Melitus Tipe 1 pada Anak. SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal. https://doi.org/10.32734/SCRIPTA.V6I1.15696
Amalia, S. (2016). Studi Penggunaan Obat Analgesik Pada Pasien Diabetik Neuropati Di Rumah Sakit Universitas Airlangga (Rsua) Surabaya.
Ambati, S. K. (2020). Compromised immune response to viral infections in type 2 diabetes mellitus. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 7(12), 5203. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20204979
Ayu, N. M. D.?; S.?; R. I. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Ulkus Latar Belakang Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang penting , dan menjadi salah satu penyakit tidak menular prioritas yang menjadi target tindak lanjut ( Organization , 2016 ). Penderita DM kur. 117–125.
Dione Larissa,; Kristo Nababan, J. S. (2021). Manifestasi Penyakit Kulit pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan. Nommensen Journal of Medicine, 6(2), 65–67. https://doi.org/10.36655/njm.v6i2.242
HAROMAIN, M. D. (2022). Variasi Penyakit Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode 2019-2022. Braz Dent J., 33(1), 1–12.
Hiswani;, F. N. S., & Lubis, S. N. (2016). Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2016. Tjyybjb.Ac.Cn, 18(2), 33–37.
Khaerunisa, R., & Husain, F. (2025). Experience Dan Persepsi Perempuan Terhadap Dampak Kesehatan Kulit Dalam Keputusan Penggunaan Produk Skincare. Sosioglobal Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi. https://doi.org/10.24198/JSG.V9I2.61544
Mahendra, Purbaningsih, E. S., Cahyawati, R. D., Sumarni, & Sazilli, D. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Gangguan Integritas Kulit/Jaringan Berhubungan Dengan Neuropati Perifer Dm 2 Di Igd Rsd Gunung Jati. MEJORA Medical Journal Awatara. https://doi.org/10.61434/MEJORA.V2I4.251
Masriadi. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular.
Melizar, & Yunizar, Z. (2016). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit Pada Manusia. Jurnal Teknik Informatika Aceh, 1(1), 113–118.
Nurfathirsyah, M. (2021). Variasi Penyakit Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Mohammad Hoesin.
Pamekas, A. S., Kusumantara, P. M., & Arifiyanti, A. A. (2024). Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Pra-Diagnosis Penyakit Kulit. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika). https://doi.org/10.36040/JATI.V8I3.9743
Perkumpulan Endrokinologi Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. 46.
Prawitasari, D. S. (2019). Diabetes Melitus dan Antioksidan. https://doi.org/10.24123/KESDOK.V1I1.2496
Rabbani, M., Dwiputri, A. R., Putri, A. A., Difa, A. A. G. A., Madani, A., Ramadhani, D. A., Maolidi, J., Rizky, M. I., Faranajhia, H., Zakiyyah, L., Amatullah, T. A., & Susani, Y. P. (2024). Beyond Type 1 and Type 2: Literature Review of Etiology, Pathophysiology, and Diagnosis of Other Type Diabetes Mellitus. JURNAL BIOLOGI TROPIS. https://doi.org/10.29303/JBT.V24I1B.7890
Rasyid, A. N., Yulanda, N. A., & Fauzan, S. (2020). Perawatan Kaki Terhadap Perubahan Uji Sensitivitas Kaki Pada Penderita DM Tipe 2. https://doi.org/10.26418/TJNPE.V2I1.41834
Saputri, R. D. (2020). Komplikasi Sistemik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. https://doi.org/10.35816/JISKH.V11I1.254
Subhan. (2022). Globalisasi dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam dan Sosial Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Bima). Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan). https://doi.org/10.54371/AINJ.V3I3.194
Wahida, K., Uyun, H., & Wintoko, D. K. (2023). Efek Globalisasi Yang Dihadapi Masyarakat Kontemporer Terhadap Perekonomian. https://doi.org/10.59581/Harmoni-Widyakarya.V1I1.288
Yuhelma, Hasneli, Y., & Nauli, F. A. (2015). Identifikasi dan Analisis Komplikasi Makrovaskuler dan Mikrovaskuler pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau.
Yusnita, Djafar, M. H. A., & Tuharea, R. (2021). Risiko Gejala Komplikasi Diabetes Mellitus Tipe II di UPTD Diabetes Center Kota Ternate. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI). https://doi.org/10.31934/MPPKI.V4I1.1391
Copyright (c) 2025 Dwi Novita Sitorus, Widya Pasca Amir, Suandy Suandy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






