Perubahan Tekanan Intraokular Sebelum dan Sesudah Operasi Katarak Dengan Teknik Fakoemulsifikasi Pada Pasien Katarak Senilis di Rumah Sakit Mata Medan Baru

Authors

  • Muhammad Baihaqi Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Aryani Atiyatul Amra Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Muhammad Rusda Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Putri Chairani Eyanoer Universitas Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v4i11.7172

Keywords:

fakoemulsifikasi, katarak, tekanan intraocular

Abstract

Katarak merupakan penyebab kebutaan yang paling utama di dunia, estimasi WHO pada tahun 2019, 65,2 juta orang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Teknik pembedahan katarak yang sering digunakan saat ini adalah fakoemulsifikasi. Tekanan intraokular merupakan salah satu parameter pemantauan dalam keberhasilan operasi katarak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan tekanan intraokular sebelum dan sesudah operasi katarak pasca fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Mata Medan Baru. Metode penelitian berupa pasien katarak senilis berusia > 40 tahun yang dilakukan tindakan fakoemulsifikasi dari bulan Agustus sampai Oktober 2024 diinklusikan dalam penelitian case-series ini. Sebanyak 440 orang sampel diambil dengan teknik konsekutif sampling. Tekanan intraokular diukur dengan besaran nilai mm Hg. Dilakukan pengukuran tekanan intraokular 1 jam sebelum operasi, hari ke-1, hari ke-7 dan hari ke-14 pasca operasi. Hasil menunjukan analisis dengan uji T-test berpasangan didapatkan perubahan yang signifikan antara nilai tekanan intraokular sebelum operasi dengan hari ke-1 pasca operasi (p=0.00), hari ke-7 pasca operasi (p=0.00) dan hari ke-14 pasca operasi (p=0.00). Terdapat perubahan tekanan intraokular sebelum dan sesudah operasi katarak pasca fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Mata Medan Baru.

References

Melati, R. (2016). Perbedaan lokasi kekeruhan katarak pada pasien diabetes mellitus dibandingkan dengan pasien bukan diabetes mellitus di RSUD Bendan kota pekalongan. UNIMUS.

Aly, M. G., Shams, A., Fouad, Y. A., & Hamza, I. (2019). Effect of lens thickness and nuclear density on the amount of laser fragmentation energy delivered during femtosecond laser-assisted cataract surgery. Journal of cataract and refractive surgery, 45(4), 485–489.

Bailey, M. D., & Ahmed, M. U. (2023). Pathology and Classification of Cataract. In Steinert’s Cataract Surgery (pp. 3–10). essay, Elsevier.

Bhagwan J, Rastogi I, Malik J, Dhull C. Knowledge, Attitude and Practices Regarding Cataract Surgery among Senile Cataract Cases in Haryana. Indian Journal of Community Medicine. 2019;31(2):66-68.

Borkar D.S., Laíns .I,., Eton E.A., Koulisis. N., Moustafa G.A., Zyl. T van.,(2019) Incidence of Management Changes at the Postoperative Week 1 Visit after Cataract Surgery: Results from the Perioperative Care for IntraOcular Lens Study. Am J Ophthalmol.199. 94–100.

Cantor, L.B., Rapuano, C.J.C.G.(2016). Lens and Cataract. San Fransisco. (pp 39-50). American Academy Of Opthalmology

Chu, R. (2022). Advanced IOL Cataract Lens Options in Minneapolis, MN. Chu Vision Institute.

Dhamankar R, Chandok N, Haldipurkar SH, Haldipurkar T, Shetty V, Setia MS. Factors affecting changes in the intraocular pressure after phacoemulsification surgery. Int Eye Res 2020;1(3):166-172

Dibyasakti B.A., Suhardjo. (2016). Intraocular Pressure Fluctuation after Cataract Surgery: Comparison between Phacoemulsification & Small-Incision Cataract Surgery. Ophtahlmology.42(1), 45–49.

Gault, J. A., & Tyson, S. (2023). Techniques of Cataract Surgery. In Ophthamology Secrets (5th edition, pp. 205–210). essay, Elsevier.

Hapsiani M. Karakteristik Penderita Katarak Senilis yang telah dilakukan Pembedahan Katarak di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Periode 1 Januari 2017 – 30 Juni 2017. Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. 2017.

Hashemi, H., Pakzad, R., Yekta, A., Aghamirsalim, M., Pakbin, M., Ramin, S., & Khabazkhoob, M. (2020). Global and regional prevalence of age-related cataract: A comprehensive systematic review and meta-analysis. Eye, 34(8), 1357–1370.

John, E., Hall, Hall. M. E.(2021). Guyton and Hall Text Book Medical Physiology. 14th ed. Elsevier

Kemenkes RI. (2021). Katarak Penyebab Terbanyak Gangguan Penglihatan di Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. From : https://www.kemkes.go.id/article/view/21101200001/katarak-penyebab-terbanyak-gangguan-penglihatan-di-indonesia.html [Acessed 1 May 2024]

Louis, B., Cantor, M.D., Indianapolis, I. (2019). Basic and Clinical Science Course: Glaucoma. San Fransisco: European Board of Ophthalmology

Manggala S, Jayanegara IWG, Putrawati AAM. (2021). Gambaran Karakteristik Penderita Katarak Senilis di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung Periode 2018. Jurnal Medika Udayana, Vol.10 No.4.

Mufida WA (2023). Profil Penderita Katarak Senilis di RSUD Simpang Lima Gumul Kediri Periode Juli-Desember 2022, Journal Cahaya Mandalika, Edisi 4(3), P 608-616

Natasya Fadia Hana & Mayani., Gita & Hanina (2022) Gambaran Perbaikan Visus serta Komplikasi Intraoperasi dan Pascaoperasi pada Pasien Katarak Senilis di RSUD H.Abdul Manaf Jambi

Pramita, R. D., & Sunariasih, N. N. (2021). Visual Outcomes After Phacoemulsification in Sanjiwani Hospital Gianyar, Bali, Indonesia. European Journal of Medical and Health Sciences, 3(1), 194–196. https://doi.org/10.24018/ejmed.2021.3.1.721

Saiful Basri, Zakiaturrahmi, Sabila Qurasifa. (2023). Perbandingan tekanan intraokular sebelum dan setelah operasi fakoemulsifikasi pada pasien katarak senilis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. Volume 23, Number 1, Maret 2023. Pages: 163-169.

Susan G. (2016). Cataract in the Adult Eye Preferred Practice Pattern. San Fransisco. (pp54–55). Elsevier Inc

Downloads

Published

2025-11-10