Pengaruh Profitabilitas dan Gender Direksi Keuangan Terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Moderasi
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan gender direksi keuangan terhadap kecurangan pelaporan keuangan, dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus manipulasi laporan keuangan di Indonesia yang mengancam integritas pasar modal. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Profitabilitas diukur menggunakan indikator Return on Assets (ROA), gender direksi keuangan diidentifikasi melalui keberadaan perempuan pada posisi Chief Financial Officer (CFO), dan kepemilikan institusional diukur berdasarkan persentase saham yang dimiliki institusi. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Gretl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan gender direksi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Perusahaan yang memiliki profitabilitas tinggi dan CFO perempuan cenderung lebih rendah tingkat manipulasi laporan keuangannya. Selain itu, kepemilikan institusional terbukti memoderasi hubungan kedua variabel independen tersebut terhadap fraud. Selain itu, hubungan profitabilitas terhadap fraud berubah dari negatif menjadi positif ketika dimoderasi oleh kepemilikan institusional, menunjukkan bahwa tekanan dari investor institusional pada perusahaan yang sangat menguntungkan dapat memicu kecenderungan manipulasi. Sebaliknya, pada variabel gender direksi, kepemilikan institusional memperkuat pengaruh negatif terhadap fraud, sehingga keberadaan perempuan pada posisi strategis menjadi semakin efektif dalam menekan praktik kecurangan pelaporan.
Copyright (c) 2025 Richard Theodore Sudibyo, Soebowo Musa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





