Hubungan Orang Tua Perokok Dengan Nicotine Dependence Pada Siswa Mts Negeri 4 Indramayu
Downloads
Hasil riset Global Youth Tobacco Survey (GYTS) yang dilakukan World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan menyebutkan penggunaan tembakau remaja di indonesia sebanyak 19,2%. Indramayu memiliki presentase 58% siswa menengah pertama dengan kebiasaan merokok yang disebakan oleh kebiasaan orang tua yang merokok, lingkungan tempat tinggal, dan pergaulan. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan metode Cross-sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 26 januari 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive dengan sampel siswa laki-laki MTS Negeri 4 Indramayu usia 13-15 tahun. Sampel berjumlah 180 responden. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji Chi-square. sebanyak 74.7% siswa memiliki orang tua seorang perokok, sebanyak 60.4% siswa berada pada tingkat nicotine dependence yang tinggi dari orang tua seorang perokok. Hasil analisis bivariat menunjukan hubungan antara kebiasaan merokok orang tua dengan nicotine dependence anak (p-value = 0.002). Terdapat hubungan bermakna antara kebiasaan merokok orang tua dengan nicotine dependence pada anak.
-
Copyright (c) 2025 Yuyu Ayu Shelomita, Farabi El Fouz, Octarini Prasetyowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





