Analisis Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Terhadap Lembaga Baitul Maal Wa Tamwil (BMT): Studi Kasus Bmt Global Insani

Authors

  • Aisyah Carolina Universitas Padjadjaran, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jii.v4i11.7046

Keywords:

Pengawasan, izin Usaha, BMT Ilegal, Perlindungan Konsumen

Abstract

Penelitian ini membahas peran dan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengawasan terhadap Lembaga Keuangan Mikro Syariah, khususnya Baitul Mal wa Tamwil (BMT), pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (UULKM). Berdasarkan regulasi tersebut, BMT diwajibkan berbadan hukum koperasi atau perseroan terbatas dan memiliki izin usaha dari OJK, yang kini memegang kewenangan absolut dalam pengaturan dan pengawasan LKM. Studi ini juga mengkaji efektivitas penerapan pengawasan OJK melalui studi kasus BMT Global Insani yang beroperasi tanpa izin. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Ditemukan bahwa OJK, bersama Satgas Waspada Investasi, tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan kelembagaan, tetapi juga perlindungan konsumen dan penegakan hukum terhadap pelanggaran oleh BMT ilegal. Pengawasan OJK mencakup analisis laporan berkala hingga pemeriksaan langsung, serta pelibatan pemerintah daerah. Hasil penelitian menegaskan pentingnya legalitas BMT, koordinasi lintas lembaga, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan wewenang oleh BMT ilegal.

References

Dwiyanto, I. (2017). Manajemen risiko pada pembiayaan musyarakah di BMT Batik Mataram Yogyakarta.

Ginanjar, A., & Kassim, S. H. (2023). Roles of Islamic microfinance institutions in improving financial inclusion in Indonesia: Empirical evidence from Baitulmaal wa Tamwil. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 13(1). https://doi.org/10.15408/aiq.v13i1.19842

Harahap, S. A. R., & Ghozali, M. (2020). Peran Baitul Mal Wa Tamwil (BMT) dalam pengembangan ekonomi umat. Human Falah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. https://doi.org/10.30829/hf.v7i1.4058

Huda, M. (2021, September 27). Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pengawasan kesehatan perbankan di Indonesia. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 2(3). https://doi.org/10.2906/salimiya.v2i3.385

Jumiati, S., Zulhimma, R., & Hasibuan, Z. E. (2023). Strategi lembaga pendidikan pesantren Darul Mursyid dalam pemberdayaan ekonomi ummat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Literasiologi, 10(2). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.591

legalcentric.com. (2024). Microfinance institution – Indonesian regulatory insights. Legal Centric.

Martania, M., Islahudin, A. N., & Kurniati, H. (2024). Regulation of Sharia microfinance institutions toward credit cooperations based on Sharia principles. ASAS, 15(2), 98–109. https://doi.org/10.24042/asas.v15i02.17412

Masyithoh, N. D. (2016). Analisis normatif Undang-Undang No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atas status badan hukum dan pengawasan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT). Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 5(2). https://doi.org/10.21580/economica.2014.5.2.768

“Microfinance Institution – Financing, Venture Capital, Microfinance and Other Financial Services Institution (Roadmap 2024-2048).” (2024). Otoritas Jasa Keuangan.

“Microfinance Institutions (MFIs) – Regulatory Framework in Indonesia.” (2024). Otoritas Jasa Keuangan.

Muma, & Sodikin. (2024). Aspek kepatuhan hukum dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan pada Baitul Maal Wat Tamwil di Indonesia (Studi pada KSPPS BMT Nurma Kebumen). Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 8(2). https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i2.3393

Novitasari, T. (2019). Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pengawasan lembaga Baitul Maal Wa Tamwil (BMT): Studi kasus BMT Global Insani. Undang: Jurnal Hukum. https://doi.org/10.22437/ujh.2.1.119-145

Octariza, N., & Azzahidi, M. R. (2023). Analisis tarik-menarik otoritas pengawasan Baitul Maal Wat-Tamwil (BMT) antara Kementerian Koperasi dan Otoritas Jasa Keuangan. Islamika, 5(3). https://doi.org/10.36088/islamika.v5i3.3585

Rohman, P. S., & Herianingrum, S. (2021). Baitul Mal wa Tamwil berbasis wakaf untuk membebaskan masyarakat dari riba. Al-Awqaf, 12(2). https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v12i2.43

Sapudin, A., Najib, M., & Djohar, S. (2018). Strategi pengembangan lembaga keuangan mikro syariah (Studi kasus pada BMT Tawfin Jakarta). Jurnal Aplikasi Manajemen, 5(1), 21–36. https://doi.org/10.29244/jam.5.1.21-36

Sugeng, S., Fitria, A., & Rohman, A. N. (2024, March 31). Strengthening Sharia microfinance regulations and business models in Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 13(1), 89–122. https://doi.org/10.25216/jhp.13.1.2024.89-122

Sunarto. (2019). Kedudukan Otoritas Jasa Keuangan dalam pengawasan Baitul Maal Wat Tamwil. USM Law Review, 2(1). https://doi.org/10.26623/julr.v2i1.2260

Tanjung, M., & Novizas, A. (2021). Eksistensi Baitul Mal Wa Tamwil (BMT) dalam perekonomian Islam. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 3(1). https://doi.org/10.36722/jmih.v3i1.749

Vanni, K. M., & Wijayanti, R. (2020, December 14). Comparative study of development and performance evaluation Sharia microfinance institutions in Indonesia. Al-Arbah: Journal of Islamic Finance and Banking, 2(2). https://doi.org/10.21580/al-arbah.2020.2.2.7229

Yaqin, A. (2021). Fungsi sosial Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) pasca UU No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 3(2). https://doi.org/10.24090/mabsya.v3i2.5597

Yunita, A., Martiana, A., & Wijayanti, R. (2022). Optimalisasi peran pengawasan Otoritas Jasa Keuangan terhadap Baitul Maal Wa Tamwil di Yogyakarta. Arena Hukum, 15(2). https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2022.01502.6

Downloads

Published

2025-11-10