Optimalisasi Literasi Digital dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Melalui Multimedia Interaktif Berbasis Genially
Downloads
Penelitian ini mengembangkan multimedia interaktif berbasis Genially untuk meningkatkan literasi digital dan motivasi belajar siswa kelas VI SD. Latar belakang didasarkan pada rendahnya kompetensi literasi siswa (rata-rata 75,88) dan terbatasnya pemanfaatan media digital oleh guru. Metode penelitian menggunakan R&D dengan model ADDIE yang melibatkan 84 siswa dari empat SDN di Jakarta. Pengumpulan data melalui validasi ahli, tes literasi digital, angket motivasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan produk sangat layak (skor validasi 90,10%) dan praktis (skor 90,24%). Analisis statistik membuktikan peningkatan signifikan literasi digital (N-Gain 58,61%) dan motivasi belajar (N-Gain 57,66%) dengan sig. 0,000. Observasi menunjukkan peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa. Disimpulkan bahwa multimedia Genially efektif meningkatkan literasi digital dan motivasi belajar. Implementasi memerlukan dukungan infrastruktur dan pelatihan guru. Penelitian lanjutan disarankan dengan sampel lebih luas.
Copyright (c) 2025 Yurika Oktaviane, Gusti Yarmi, Astri Dwi Jayanti Suhandoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






