Perilaku Vulva Hygiene Terhadap Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri (Literature Review)
Downloads
Keputihan merupakan salah satu gangguan Kesehatan reproduksi yang dialami oleh seorang Wanita. Menurut data WHO, prevalensi keputihan pada Wanita mencapai 75%. Keputihan dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengurangi kepercayaan diri seorang remaja. Perilaku vulva hygiene yang kurang baik menjadi salah satu pencetus terjadinya keputihan. Penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui perilaku vuylva hygiene terhadap kejadian keputihan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan sumber data Google Schoolar dan Portal Garuda dengan rentang waktu 2020-2024. Kata kunci yang digunakan yaitu “keputihan” , “flour albus”, “vulva hygiene”, “remaja putri”, “adolescent”. Berdasarkan hasil didapatkan bahwa perilaku vulva hygiene berhubungan dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Sehingga diharapkan bagi tenaga Kesehatan untuk memberika edukasi terkait vulva hygiene yang benar untuk meningkatkan kebiasaan vulva hygiene sehingga dapat menurunkan kejadian keputihan pada remaja putri.
Copyright (c) 2025 Dinar Indri Bakti Salsabila, Fauzul Munah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






