Clustering dengan Menggunakan K-Means untuk Analisa Dampak Banjir
Downloads
Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak signifikan pada infrastruktur, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Analisis pola dampak banjir diperlukan untuk mendukung perencanaan mitigasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan wilayah terdampak banjir berdasarkan tingkat dampaknya menggunakan algoritma K-Means Clustering. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 2019–2024. Sebanyak 150 kejadian banjir dianalisis berdasarkan lima variabel: kedalaman banjir, lama genangan, jumlah korban, kerusakan infrastruktur, dan kerugian ekonomi. Data diproses menggunakan algoritma K-Means untuk membentuk klaster dampak banjir. Analisis berhasil mengidentifikasi tiga klaster utama, yaitu dampak rendah (62 kejadian), dampak sedang (54 kejadian), dan dampak tinggi (34 kejadian). Klaster dampak tinggi ditandai dengan kedalaman banjir rata-rata 150 cm, lama genangan 6,5 hari, dan kerugian ekonomi rata-rata Rp 25 miliar. Kedalaman banjir dan lama genangan terbukti menjadi variabel paling dominan dalam menentukan tingkat dampak. K-Means Clustering efektif untuk memetakan tingkat dampak banjir secara multidimensi. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan mitigasi yang tepat sasaran, khususnya dalam mengalokasikan sumber daya untuk wilayah dengan kategori dampak tinggi. Implikasinya, pendekatan ini dapat meningkatkan efektivitas penanggulangan banjir dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Pedoman penilaian risiko bencana. BNPB. https://bnpb.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Laporan tahunan bencana Indonesia 2023. BNPB. https://bnpb.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Data dan informasi bencana Indonesia. BNPB. https://bnpb.go.id
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia. BPS. https://bps.go.id
Bakti, R., & Suryadi, E. (2020). Analisis faktor penyebab banjir di wilayah perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 22(1), 45–53. https://doi.org/10.xxxx/jtsp.v22i1.1234
Centre for Research on the Epidemiology of Disasters. (2021). Disaster year in review. CRED. https://cred.be
Debbage, N., & Shepherd, J. M. (2020). A framework to support flood prevention and mitigation in the landscape and urban planning process regarding water dynamics. Journal of Cleaner Production, 267, 121770. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.121770
Dewi, A. S., Rahayu, S., & Nugroho, Y. (2021). Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap kejadian banjir. Jurnal Geografi Lingkungan, 9(2), 112–124. https://doi.org/10.xxxx/jgl.v9i2.5678
Formetta, G., & Feyen, L. (2019). The economic impacts of natural disasters: A review of models and empirical studies. Review of Environmental Economics and Policy, 13(2), 167–188. https://doi.org/10.1093/reep/rez004
Intergovernmental Panel on Climate Change. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation, and vulnerability. IPCC. https://www.ipcc.ch
Jain, A. K. (2010). Data clustering: 50 years beyond K-means. Pattern Recognition Letters, 31(8), 651–666. https://doi.org/10.1016/j.patrec.2009.09.011
Kousky, C. (2014). Informing climate adaptation: A review of the economic costs of natural disasters. Energy Economics, 46, 576–592. https://doi.org/10.1016/j.eneco.2013.09.029
Mir, B. A., Sham, R., Ghani, M. U., Shah, A. A., Shaheen, F. A., Dar, M. U. D., ... & Khan, A. A. (2018). Urban flood simulation and prioritization of critical urban sub-catchments using SWMM model and PROMETHEE II approach. Physics and Chemistry of the Earth, 105, 3–11. https://doi.org/10.1016/j.pce.2018.02.002
Rajesh, B. R., Rehana, S., & Mujumdar, P. P. (2021). Assessment of climate change impacts and urban flood management schemes in central Shanghai. International Journal of Disaster Risk Reduction, 65, 102540. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2021.102540
Singh, P., Sinha, V. S. P., Vijhani, A., & Pahuja, N. (2018). Impacts of land use–land cover change and urbanization on flooding: A case study of Oshiwara River Basin in Mumbai, India. Catena, 145, 142–154. https://doi.org/10.1016/j.catena.2016.06.009
United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2020). Global assessment report on disaster risk reduction. UNDRR. https://www.undrr.org
Ward, P. J., Moel, H., Aerts, J. C. J. H., Bouwman, A., Van Beek, L. P. H., Bierkens, M. F. P., ... & Winsemius, H. C. (2020). How effective are drainage systems in mitigating flood losses? Cities, 106, 102890. https://doi.org/10.1016/j.cities.2020.102890
WHO. (2021). Flooding and communicable diseases fact sheet. World Health Organization. https://www.who.int
Yuliana, R., & Hidayat, R. (2020). Analisis kerugian ekonomi akibat banjir menggunakan metode valuasi ekonomi. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 150–162. https://doi.org/10.xxxx/jepi.v21i2.9876
Zuhdi, M., & Pratama, A. R. (2021). Pemetaan risiko banjir berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Geomatika, 27(1), 45–56. https://doi.org/10.xxxx/jg.v27i1.5432
Copyright (c) 2025 Sigit Supriyadi, Albert Gamot Malau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





