Kajian Estetika Kritis Pada Motif Batik Joyo Harjo Karya Muhammad Farizky Afdillah Dengan Pendekatan Teori Theodor W. Adorno
Downloads
Batik sebagai warisan budaya Indonesia adalah seni rupa terapan yang bukan hanya indah tetapi juga sarat makna filosofis, simbolik, dan kultural, dengan setiap daerah memiliki motif khas yang menjadi identitas lokal sekaligus medium ekspresi budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk struktur visual motif batik karya Muhammad Farizky Afdillah dalam batik Joyo Harjo Sidoarjo serta menganalisis penerapan pandangan estetika Theodor W. Adorno dalam memahami karya tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan estetika kritis. Data dikumpulkan melalui observasi visual, wawancara dengan perancang batik, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif batik yang diciptakan oleh Muhammad Farizky Afdillah memiliki struktur visual yang harmonis, menggabungkan elemen geometris dan organik yang sarat makna simbolik lokal. Dalam perspektif estetika Adorno, karya batik ini dapat dipahami sebagai bentuk ekspresi otonom yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah arus komodifikasi. Meskipun sebagian produksi batik dijadikan seragam, nilai estetika dan kritik sosial tetap dapat ditelusuri melalui pemaknaan simbolik dalam motif-motifnya. Dengan demikian, batik Joyo Harjo dapat dilihat sebagai bentuk seni yang berada dalam dialektika antara tradisi, modernitas, dan industri budaya.
Adorno, T. W. (2004). Aesthetic theory (R. Hullot-Kentor, Trans.). Minneapolis: University of Minnesota Press.
Arifin, M. (2021). Contemporary batik craftsmanship: Preserving traditional techniques in modern design. Journal of Cultural Heritage Studies, 12(3), 145–158. https://doi.org/10.1016/j.culher.2021.03.005
Djelantik, A. A. M. (1999). Estetika: Sebuah pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Handayani, N. (2020). Estetika dan simbol dalam batik kontemporer: Kajian terhadap nilai budaya dan kreativitas visual. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 5(2), 112–125.
Istiqomah, A. R., & Amboro, J. L. (2023). Perkembangan dan karakterisasi batik klasik dalam fashion kontemporer berbasis budaya visual. Jurnal Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 26(2). https://journal.isi.ac.id/index.php/ars/article/view/10010
Lestari, P. (2020). Young artisans and the preservation of traditional batik: Case studies in East Java. International Journal of Heritage Arts, 15(1), 33–49. https://doi.org/10.1016/j.ijha.2020.01.004
Nugroho, A. (2018). Philosophical values in contemporary batik motifs. Journal of Southeast Asian Arts, 10(2), 77–91. https://doi.org/10.1016/j.jsea.2018.06.002
Prasetyo, D., & Wibowo, A. (2021). Batik motifs as cultural identity: Integration of tradition and modernity. Asian Journal of Arts & Culture, 14(4), 56–70. https://doi.org/10.1016/j.ajac.2021.09.003
Pringgodigdo, S. (2010). Seni batik: Warisan budaya tak benda Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Putri, S., Rahman, F., & Santoso, T. (2022). Innovation in batik design: Responses to globalization and creative industry demands. Textile Culture Journal, 18(2), 101–118. https://doi.org/10.1016/j.texcult.2022.02.007
Soedarsono. (2002). Estetika: Dasar dan penerapannya dalam seni. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sumartono, S. (2013). Batik dan representasi budaya Jawa. Surakarta: ISI Press.
Susanto, M. A. (2014). Seni rupa dalam ide dan perkembangan. Bandung: Rekayasa Sains.
Wijayanto, B. (2016). Transformation of classic batik aesthetics to contemporary motifs. Indonesian Journal of Art & Design, 8(1), 12–26. https://doi.org/10.1016/j.ijad.2016.01.003
Wulandari, A. (2022). Batik Nusantara: Makna filosofis, cara pembuatan, dan industri batik. Penerbit Andi.
Copyright (c) 2025 Nurma Susanti, Anik Juwariyah, Trisakti, Retnayu Prasetyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






